<p>Karyawan melintas dengan latar belakang layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jum&#8217;at, 6 November 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>
Ekonomi dan Bisnis

Bergerak Fluktuatif, IHSG Ditutup Stagnan

  • IHSG ditutup flat cenderung menguat dengan persentase kenaikan 0,04% atau hanya sekitar 2,74 poin dan parkir di zona hijau pada level 6.849,17
Ekonomi dan Bisnis
Redaksi Starbanjar

Redaksi Starbanjar

Author

STARBANJAR – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup flat cenderung menguat dengan persentase kenaikan 0,04% atau hanya sekitar 2,74 poin dan parkir di zona hijau pada level 6.849,17 pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat, 20 Oktober 2023.

Melansir data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), kinerja indeks komposit hari ini dibayangi oleh penurunan total nilai transaksi menjadi Rp10,06 triliun dari Rp12,03 triliun pada perdagangan sebelumnya.

Dalam satu hari perdagangan, IHSG bergerak cukup fluktuatif pada rentang 6.803,19 – 6.869,47. Hingga penutupan perdagangan, terdapat 235 saham menguat, 321 saham melemah, dan 194 saham lainnya ditutup stagnan.

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah saham mengalami peningkatan kinerja optimal hingga masuk pada jajaran top gainers, seperti saham PT Bukit Darmo Property Tbk (BKPD) yang melaju paling kencang mencapai 34% menuju level Rp67.

Kemudian, saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) ikut melesat 24,58% ke level harga Rp294 per unit, dibuntuti oleh saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) yang naik 17,44% dan parkir pada kisaran harga Rp202.

Selanjutnya, saham PT Natura City Developments Tbk (CITY) terpantau melonjak 16,67% menuju level harga Rp98 per lembar, diikuti saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) tumbuh hingga 14,71% ke harga Rp195 per unit.

Adapun pada jajaran top losers, saham PT MPX Logistics Internasional Tbk (MPXL) menjadi saham yang terkoreksi paling dalam yakni sekitar 24,81% ke level harga Rp194, dibuntuti oleh saham PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) yang turun 18,75%.

Sementara itu, saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN), dan PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) urut mengalami penurunan kinerja mendalam dengan persentase masing-masing 10,13%, 10%, dan 9,46%.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Drean Muhyil Ihsan pada 20 Oct 2023