
Bertambah 33 Orang, Berikut Sebaran Kasus Baru Covid-19 di Batola
STARBANJAR - Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) mengalami penambahan sangat signifikan. Tercatat 33 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (24/02/2021).
Banjar Update
STARBANJAR - Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) mengalami penambahan sangat signifikan. Tercatat 33 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (24/02/2021).
Di sisi lain hari ini jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Batola juga melonjak tajam. Terhitung ada 15 pasien yang dinyatakan sembuh dari virus Corona.
Tambahan 33 pasien positif sekaligus yang berasal kasus suspek dan kontak erat ini merupakan record terbanyak sepanjang perjalanan kasus Covid-19 melanda kabupaten berjuluk Bumi Ije Jela ini sejak April 2019 lalu.
Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari menyampaikan, tambahan pasien positif kali ini didominasi dari Kecamatan Alalak sebanyak 19 orang, selanjutnya disusul Tamban 4 orang, Anjir Pasar 3 orang, Mekarsari 2 orang, serta masing-masing 1 orang dari Kecamatan Marabahan, Bakumpai, Anjir Muara, Mandastana, dan Belawang.
Sedangkan 15 pasien sembuh masing-masing 4 orang dari Kecamatan Marabahan dan Alalak, 3 orang dari Anjir Pasar, 2 orang dari Barambai, 1 orang dari Wanaraya, dan 1 orang dari Anjir Muara.
“Para pasien kini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, kecuali dua pasien yang menjalani karantina di SKB Marabahan,” papar Azizah.
“Semua pasien sembuh ini berasal dari pemantauan Tim Covid-19 masing-masing kecamatan terkecuali pasien dari Marabahan yang berasal dari pemantauan Tim Covid-19 SKB Marabahan,” tambahnyanya.
Azizah menambahkan, dengan tambahan kasus baru ini maka total kasus konfirmasi di Batola menjadi 1.354 orang. Secara akumulatif kasus sembuh dari Corona di Batola sebanyak 1.165 orang, dan meninggal 16 pasien. Kini kasus aktif Covid-19 di Batola sebanyak 173 orang.
Khusus terhadap 173 kasus aktif, terang Azizah, terdapat 146 orang menjalani dan 27 lainnya menjalani perawatan masing-masing di RS Ciputra 1 orang, di RSUD Ulin 2 orang, di RSUD H Abdul Azis 3 orang, di Bapelkes 5 orang, dan SKB Marabahan 16 orang. Selain itu juga terdapat kasus suspek 24 orang dan kontak erat 131 orang.
