ZR
Politik

Bertemu ZR, Penyandang Disabilitas Sampaikan Aspirasi

  • STARBANJAR – Pardiansyah lelaki berusia 50 tahun yang tinggal desa Tri Mulya, kecamatan Sungai Loban, Tanah Bumbu, memiliki kendaraan motor yang unik. Mega Pro tahun 2011 yang awalnya hanya 2 roda, disulapnya menjadi 3 roda. Menariknya, gigi personal 1 hingga gigi 4 dipindah kebagian tangan agar bisa dikendarainya, mengingat terlahir sebagai penyandang disabilitas.

Politik
Redaksi Starbanjar

Redaksi Starbanjar

Author

STARBANJAR – Pardiansyah lelaki berusia 50 tahun yang tinggal desa Tri Mulya, kecamatan Sungai Loban, Tanah Bumbu, memiliki kendaraan motor yang unik. Mega Pro tahun 2011 yang awalnya hanya 2 roda, disulapnya menjadi 3 roda. Menariknya, gigi personal 1 hingga gigi 4 dipindah kebagian tangan agar bisa dikendarainya, mengingat terlahir sebagai penyandang disabilitas.

Pardiansyah terlahir dalam kondisi kaki kanan dan kiri lemah, tidak bisa berdiri sebagaimana anak pada umumnya. Hingga dewasa kaki kanan dan kiri Pardiansyah tetap tidak mengalami perubahan seperti semula.

Meski takdirnya memiliki keterbatasan fisik, Pardiansyah tetap punya tekad yang keras untuk bisa menjalani kehidupan secara normal dengan kebutuhan layaknya orang normal. Ia terus berusaha mencari solusi, tanpa sedikitpun merasakan putus asa walau kerap gagal.

Hingga suatu ketika ia terinspirasi untuk memodifikasi sepeda motor biasa, menjadi kendaraan yang sesuai kebutuhannya. Dengan penuh perjuangan, akhirnya jadi satu unit roda 3 modifikasi. Kendaraan yang menjadi teman setianya tersebut menjadi unik, karena tampilannya menarik perhatian.

Seperti saat kehadirannya di kampanye cabup-cawabup nomor urut 3, Zairullah Azhar dan Muhammad Rusli di desanya, Sabtu (5/12/2020).

Dia berpartisipasi datang mengendarai kendaraan modifikasi itu. Sehingga kedatangannya menjadi daya tarik tersendiri bagi paslon dan Tim Pemenangan ZR.

Menurutnya Pardiansyah, jika saat di rumah ia beraktifitas dibantu tongkat. Namun, walaupun menggunakan tongkat kiri kanan hanya bisa berjalan beberapa meter, setelahnya tidak sanggup lagi.

"Karena mulai jari-jari kaki sampai paha saya terasa sakit," katanya.

Pardiansyah menambahkan, kaki kanan  harus diangkat jika digerakkan. Sedangkan kaki sebelah kiri juga demikian, harus diangkat, karena lebih pendek.

Saat ditanya mengapa bersedia menghadiri kampanye Zairullah Azhar - Rusli dan memilih nomor 3, ia beralasan sosok Zairullah Azhar adalah orang yang peduli dengan anak yatim, janda tua, dan orang cacat. Sehingga ia mengagumi figur Zairullah, dan memberikan dukungan untuknya. Ia mendoakan kemenangan bagi paslon urut 3.

Jika menang nanti, tambahnya, berharap jalan-jalan di desa Tri Mulya diaspal. Mengingat jalan di desa ini sudah bertahun-tahun tidak diaspal dan juga butuh penerbangan.

"Khusus buat disabilitas seperti saya, kalau boleh memberi saran, pak Zairullah juga memberikan perhatian, memberikan peluang kerja, diberikan kesempatan pelatihan dan pembinaan agar mampu mandiri," saran Pardiansyah.

Sementara Tim Kajian Pemenangan Zairullah Azhar - Rusli (ZR), Akram Sadli menyatakan bahwa harapan penyandang disabilitas ini sinkron dengan program ZR.

"Insya Allah ini akan menjadi perhatian besar karena ZR punya kepedulian khusus dengan kaum lemah, do'a-doa kaum lemah adalah kekuatan dahsyat untuk memajukan Tanah Bumbu," tandasnya. (Ads)