Rahmadi
Banjar Update

Buka Diklat Berbasis Kompetensi, Rahmadi Sarankan BLK Batola Terapkan Program Digital

  • STARBANJAR - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Vokasi  Berbasis Kompetensi Tahap I Tahun 2021, Senin (8/3/2021).

Banjar Update
Redaksi Starbanjar

Redaksi Starbanjar

Author

STARBANJAR - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Vokasi  Berbasis Kompetensi Tahap I Tahun 2021, Senin (8/3/2021). Kegiatan ini  dihelat di UPTD BLK Marabahan, dan dibuka Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor.

Dalam Diklat ini diikuti sedikitnya 64 peserta dari 4 jurusan, masing-masing 16 peserta dari kejuruan otomotif (service sepeda motor konvensional), 16 orang kejuruan teknologi informasi dan komunikasi (operator komputer dasar), 16 orang kejuruan garmen (menjahit pakaian dengan mesin), dan 16 orang dari kejuruan tata boga (pembuat roti dan kue).  

Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor sangat mengapresiasi diadakannya program Diklat Vokasi Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi ini.

Ia mengatakan, BLK merupakan salah satu sarana dan prasarana yang keberadaannya memiliki peranan penting dan strategis. Mengingat pelatihan kerja yang diselenggarakan sangat berguna untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi kerja para peserta guna membekali, meningkatkan dan mengembangkan kemampuan, produktivitas, dan kesejahteraan tenaga kerja.

Terlebih, lanjutnya, Kementerian Tenaga Kerja RI telah menetapkan Nawa Kerja Ketenagakerjaan di antaranya percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja dan prioritas 3R BLK (Reorientasi, Revitalisasi, dan Rebranding).

Rahmadi itu mengutarakan, kontribusi pembangunan ketenagakerjaan penting dan strategis terhadap pencapaian misi Pemkab Batola yaitu Terwujudnya Barito Kuala Satu Kata Satu Rasa Membangun Desa Menata Kota Menuju Masyarakat Sejahtera.

Paket pelatihan institusional di BLK Batola ini, sebutnya, sesuai dengan kondisi, potensi, kebutuhan zaman serta pelestarian kearifan lokal. Di samping juga diharapkan mampu memberikan akses kepada para lulusan SD, SLTP, dan disabilitas tanpa adanya diskriminatif yang bermuara pada sertifikasi dan kompetensi.

Terkait adanya perkembangan zaman, wabup berharap ke depan pelatihan yang dilaksanakan BLK Batola hendaknya juga menyentuh perkembangan teknologi informasi digital yang belakangan sudah semakin pesat.

Rahmadi menyatakan, penggunaan teknologi digital sudah semakin populer dalam beberapa tahun belakangan. Bisnis melalui cara ini bukan hanya lebih praktis juga bisa memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan masyarakat.

“Saat ini, kehidupan masyarakat sudah mengarah kepada kebutuhan digital. Permintaan layanan melalui teknologi ini sudah semakin tinggi sehingga seakan menjadi lahan bisnis yang potensial,” ujar Rahmadi.

Beberapa layanan yang dibisa digunakan melalui bisnis digital, lanjutnya seperti menyediakan layanan website/web development, startup, mengelola blog, desain grafis, menjual plugin dan template WordPress, aplikasi mobile, membuat software, layanan digital marketing, hingga menjadi Youtuber.

“Seiring perkembangan ini, tidak berlebihan jika BLK juga mulai melirik ke arah itu. Terlebih sekarang ini tenaga kerja yang dibutuhkan tak cukup hanya mengandalkan ijazah namun memiliki kompetensi dan keahlian.” Tutup Rahmadi.