
Bulan K3 2026, PT BIB Perkuat Budaya Keselamatan
- PT Borneo Indo Bara menegaskan komitmennya dalam menerapkan sistem manajemen K3 berstandar nasional maupun internasional.
Ekonomi dan Bisnis
STARBANJAR - PT Borneo Indobara (BIB) secara resmi menutup rangkaian kegiatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, Jumat 13 Februari 2026.
Kegiatan Bulan K3 yang dilaksanakan pada 12 Januari hingga 12 Februari 2026 ini mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.
Selama pelaksanaan Bulan K3, berbagai program telah digelar untuk memperkuat budaya keselamatan kerja, antara lain apel pembukaan, safety talk, pelatihan tanggap darurat, lomba inovasi keselamatan, inspeksi terpadu, hingga kampanye penggunaan alat pelindung diri (APD).
Penutupan Bulan K3 juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada departemen dan individu yang menunjukkan kinerja terbaik dalam penerapan standar K3, inovasi keselamatan, serta kepatuhan terhadap prosedur operasional.
Apresiasi tersebut diharapkan dapat memotivasi seluruh insan perusahaan agar terus meningkatkan kepedulian terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja.
Kegiatan penutupan bulan K3 2026 ini diselenggarakan secara khidmat dan penuh semangat kebersamaan di area operasional perusahaan, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu.
Ketua Panitia Bulan K3 2026, Sandi Kurniawan, mengatakan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan tahunan, melainkan memiliki makna mendalam.
“Tema ini menjadi acuan dalam membudayakan keselamatan kerja. Untuk menjadi profesional, kita perlu meningkatkan kompetensi serta memiliki standar yang kuat, terutama dalam kepatuhan terhadap prosedur dan peraturan yang berlaku,” ujar Sandi dalam siaran pers yang diterima, Rabu 18 Februari 2026.
Selain itu, Sandi bilang perusahaan menegaskan komitmennya dalam menerapkan sistem manajemen K3 berstandar nasional maupun internasional, sejalan dengan upaya menciptakan operasional pertambangan yang selamat, efisien, dan berkelanjutan.
Dengan berakhirnya rangkaian Bulan K3 2026, Sandi berharap semangat keselamatan tidak berhenti pada seremoni penutupan, melainkan terus diimplementasikan dalam setiap aktivitas kerja sehari-hari.
“Melalui sinergi seluruh karyawan dan mitra kerja, kami optimistis dapat mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif guna mendukung pencapaian target perusahaan pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya,” imbuh Sandi.
Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Borneo Indobara, Riadi Simka Pinem, mengatakan bahwa kegiatan Bulan K3 rutin dilaksanakan setiap tahun dan diharapkan mampu menghasilkan output nyata seperti meningkatnya keselamatan dan kesehatan kerja di PT BIB serta seluruh mitra kerja.
Hal ini bertujuan kata Riadi untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Selama satu bulan pelaksanaan, diharapkan dapat mengubah budaya pekerja tambang agar selalu mengutamakan keselamatan.
Sementara itu, perwakilan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Selatan, Heru Yulianto, mengapresiasi pelaksanaan Bulan K3 yang digelar manajemen PT BIB.
“Dalam peringatan ini telah dilakukan berbagai pembekalan, peningkatan kompetensi, serta kampanye keselamatan yang lengkap. BIB sebagai salah satu perusahaan besar di Kalimantan Selatan telah menyiapkan semuanya dengan tujuan utama, yaitu keselamatan dan kesehatan kerja,” tutur Heru.
Ia menilai, seluruh prasarana keselamatan telah disiapkan dengan dukungan biaya yang besar dari manajemen perusahaan.
“Sekarang tinggal bagaimana pekerja membangun kemauan dan kesadaran diri. Semua aturan dan peralatan yang disediakan BIB bertujuan untuk kebaikan kita bersama, sehingga tidak ada alasan untuk tidak mematuhinya,” ungkap Heru.
Ia juga mengajak seluruh pekerja menjadikan Bulan K3 sebagai momentum untuk menyatukan langkah dan visi dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja.
“Jika kita bergandengan tangan, saya yakin tujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, produktif, dan berkelanjutan akan mudah tercapai,” ucapnya.
Selain itu, Heru menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.
"Jika kita patuh, saya yakin kita akan aman dan sehat. Tingkatkan pula rasa tanggung jawab dan kepedulian kepada sesama pekerja dengan saling mengingatkan,” jelasnya.
“Ke depan, risiko kerja tentu akan semakin meningkat seiring perkembangan kegiatan pertambangan. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada, mawas diri, serta terus melakukan evaluasi dan perbaikan,” sambung Heru.
Ia berharap, peringatan Bulan K3 ini menjadi tonggak semangat bagi seluruh pekerja untuk terus berkomitmen mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
