Banjar Update

Cakupan Vaksinasi Baru 20 Persen, Pemkab Batola Siapkan 21 Ribu Dosis Vaksin

  • STARBANJAR - Pemerintah terus memperluas cakupan vaksinasi. Kali ini vaksinasi menyasar pelajar di Kabupaten Barito Kuala.
Banjar Update
Redaksi Starbanjar

Redaksi Starbanjar

Author

STARBANJAR - Pemerintah terus memperluas cakupan vaksinasi. Kali ini vaksinasi menyasar pelajar di Kabupaten Barito Kuala. Ada 400 dosis vaksin Sinovac yang diberikan kepada pelajar MTsN 2 Batola, Sabtu (9/10/2021).

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor meninjau langsung kegiatan vaksinasi. Gubernur memberikan 200 paket sembako dan menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp 150 juta untuk Masjid Ulil Albab yang berada di Jalan Gubernur Syarkawi Kelurahan Handil Bakti Kecamatan Alalak.

Bantuan dana hibah Rp50 juta juga diberikan kepada langgar Al-Hidayah Desa Tatah Masjid RT 10 Alalak, serta pemberian makanan tambahan (PTM) secara simbolis kepada 2 ibu hamil (bumil) dan 2 balita plus bingkisan dari Bupati Batola.

“Hari ini kami sangat bahagia karena bisa hadir dan bertatap muka serta bersilaturahmi sekaligus melaksanakan kegiatan vaksinasi ini,” ucap Sahbirin Noor.

Sahbirin mengutarakan, saat ini dunia tengah dilanda wabah Covid-19 namun sudah lebih dari setahun tak kunjung berhenti.  Upaya vaksinasi, sambungnya untuk mempercepat kekebalan kelompok atau Herd Immunity.

Dia mengajak masyarakat berbondong-bondong mengikuti vaksinasi yang dilaksanakan di tempat-tempat yang ditentukan maupun di puskesmas-puskesmas di seluruh kecamatan yang ada di Batola.

Bupati Batola Noormiliyani AS mengatakan, saat ini Batola memiliki 21 ribu stok dosis vaksin. Rencananya pekan ini akan didistribusikan ke 19 puskesmas yang ada di Batola.

Dia melaporkan tentang pembelajaran tatap muka (PTM) yang telah diterapkan sejak Batola masih berada di level 4 PPKM.

Ia menerangkan, Batola memberlakukan PTM karena melihat perkembangan yang tidak mengkhawatirkan. Bahkan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, sebut Noormiliyani, memberi apresiasi atas keberanian Batola menerapkan PTM dalam situasi PPKM level 4.

“Kami berharap Turdes Vaksin Covid-19 Bergerak Provinsi Kalsel, jangan hanya sampai di sini. Mengingat saat ini cakupan vaksinasi di Batola baru sekitar 20 persen sehingga masih membutuhkan banyak masyarakat yang harus divaksin demi memenuhi cakupan 70 persen dari jumlah penduduk,” ujar Noormiliyani.

“Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut agar upaya memenuhi persentase kekebalan 70 persen vaksin bisa terealisasi,” imbuhnya.