
Ditopang Data Neraca Perdagangan Surplus, IHSG Menguat
STARBANJAR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan Senin, (15/2/2021). Penguatan IHSG ini diternggarai selepas Libur Imlek 2021 dan rilis data ekonomi neraca perdagangan.
Ekonomi dan Bisnis
STARBANJAR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan Senin, (15/2/2021). Penguatan IHSG ini diternggarai selepas Libur Imlek 2021 dan rilis data ekonomi neraca perdagangan.
Pada akhir sesi II, IHSG naik 0,77 persen atau 47,8 poin menjadi 6.270,32. Sepanjang hari ini, indeks bergerak di rentang 6.244,38-6.283,42. Terpantau 299 saham menguat, 182 saham merah, dan 160 saham stagnan. Total transaksi mencapai Rp11,88 triliun, dengan aksi jual asing sejumlah Rp688,99 miliar jelang penutupan.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor meningkat dimana sektor teknologi paling tinggi yaitu 2,9 persen, diikuti sektor barang konsumen nonprimer dan sektor barang baku masing-masing 2,31 persen dan 1,73 persen.
Sedangkan dua sektor terkoreksi yaitu sektor kesehatan dan sektor barang konsumen primer masing-masing sebesar 0,32 persen dan 0,26 persen. Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing sebesar Rp693,49 miliar.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.278.253 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 13,76 miliar lembar saham senilai Rp12,27 triliun. Sebanyak 299 saham naik, 182 saham menurun, dan 160 saham tidak bergerak nilainya.
Sementara itu, Badan Pusat Statistik melaporkan neraca perdagagan Indonesia pada Januari 2021 mengalami surplus sebesar US$1,96 miliar. Surplus ini didapatkan dari pengurangan nilai ekspor yang mencapai sebesar US$15,30 miliar dan impor sebesar US$13,34 miliar pada periode Januari 2021.
