Ilustrasi kawasan industri. Keberadaan KI menambah potensi hilirisasi industri wilayah Kalsel. Source: Ist
Ekonomi dan Bisnis

Genjot Investasi, Disperin Kaji Potensi Hilirisasi Industri di Kalsel

  • Dinas Perindustrian (Disperin) Kalimantan Selatan tengah menjajaki studi kelayakan terhadap potensi investasi hilir di wilayah Kalsel pada tahun 2021.
Ekonomi dan Bisnis
Redaksi Starbanjar

Redaksi Starbanjar

Author

STARBANJAR- Dinas Perindustrian (Disperin) Kalimantan Selatan tengah menjajaki studi kelayakan terhadap potensi investasi hilir di wilayah Kalsel pada tahun 2021 ini.

Kepala Disperin Kalsel, Mahyuni, bilang studi ini dimaksudkan demi menggenjot tren hilirisasi industri yang masih belum banyak diminati oleh investor yang berbisnis di wilayah Kalsel.

"Tanpa didukung kajian kelayakan investasi hilir, tidak ada peminat investor baru," ujar Mahyuni kepada wartawan, baru-baru ini.

Kata dia, kajian ini nantinya akan berfokus pada potensi hilir sejumlah komoditas seperti sawit, karet, bijih besi dan batu bara yang selama ini memang jadi jualan unggulan daerah Kalsel."Lewat studi kelayakan, kita mempunyai data variabel investasi," terang Mahyuni.

Sementara itu, mengacu data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi (DPMPTSP) Kalsel, realisasi investasi dari Januari hingga Desember 2020 hanya mampu mencapai 60 persen. Lebih jelasnya: Rp7, 76 triliun dari target sebesar Rp12 triliun.

Selain tidak mencapai target, realisasi investasi pada 2020 juga menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Masih mengacu data, tahun 2019 provinsi Kalsel mampu mencapai target dengan realisasinya mencapai Rp15,6 triliun.