
Gojek Ajak Pelaku UMKM di Kalimantan Naik Kelas dengan Go Digital
Di era yang semakin canggih, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalimantan Selatan diharapkan mampu bersaing secara digital. Adaptasi pelaku UMKM ke ranah digital dinilai penting agar mereka mampu melihat perubahan perilaku konsumen yang semakin berubah-ubah.
Ekonomi dan Bisnis
STARBANJAR- Di era yang semakin canggih, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalimantan Selatan diharapkan mampu bersaing secara digital. Adaptasi pelaku UMKM ke ranah digital dinilai penting agar mereka mampu melihat perubahan perilaku konsumen yang semakin berubah-ubah.
Hal demikian dikemukakan oleh Branch Manager Gojek Banjarmasin, Hendri Dwi Slamet, dalam diskusi dan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Gojek dan BPSDMP Kominfo Banjarmasin, dihadiri pelaku UMKM, Selasa (16/2/2021).
Hendri bilang, Gojek sendiri sudah berupaya mendukung UMKM agar cepat beradaptasi dalam kondisi ini. Terbukti, 95% merchant dari Gojek merupakan UMKM. Mereka tersebar di hampir semua layanan seperti GoFood, GoShop, GoPay, GoBox dan GoSend dengan menghubungkan mereka kepada lebih dari 170 juta pengguna.
Mengacu riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia, Kehadiran Gojek juga membantu tumbuhnya UMKM yang berada di luar ekosistem. Riset LD FEB UI mengungkapkan bahwa mayoritas (86%) UMKM di luar ekosistem Gojek seperti bengkel dan pedagang pasar mengalami peningkatan volume transaksi setelah ada Gojek di kotanya.
"Sebagian dari mereka (33%) juga dapat membuka cabang usaha baru karena kehadiran Gojek," kata Hendri.
Head of Regional Corporate Affairs Gojek for East Indonesia, Mulawarman mengatakan, sejak awal berdiri, mendorong pertumbuhan UMKM adalah DNA Gojek, dan di periode yang penuh dengan tantangan ini, kami terus berupaya mengembangkan solusi yang lengkap, inklusif, dan mudah diterapkan yang membantu UMKM mempertahankan bisnis sekaligus mengembangkan skala usahanya.
“Pernah terdapat 3.000 UMKM mendaftar sebagai merchant Gojek. Terbukti juga dari penelitian bahwa 92% UMKM merasa lebih cepat beradaptasi di masa pandemi dengan bergabung di Gojek," ujarnya.
“Kami menerapkan prinsip gotong royong dalam membantu UMKM, yakni bekerja sama dengan banyak pihak khususnya pemerintah dan institusi lainnya yang memiliki misi serupa untuk mendorong UMKM naik kelas. Lewat inisiatif inklusif dari hulu ke hilir pada #MelajuBersamaGojek, harapannya kami bisa mempercepat transformasi UMKM dari bisnis tradisional menjadi usaha digital sehingga UMKM dapat terus berkontribusi positif untuk ekonomi Indonesia,” tutup Mulawarman.
Kepala BPSDMP Kominfo Banjarmasin, Abdul Rahman Harahap, mengatakan melalui inisiatif yang dilakukan Gojek Banjarmasin dengan program #MelajuBersamaGojek, ia berharap digitalisasi UMKM memberikan banyak solusi-solusi komprehensif bagi kemajuan UMKM khususnya di Wilayah kerjaBPSDMP Kominfo Banjarmasin, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.
“Saya mengajak pelaku UMKM yang belum bergabung secara online dapat memanfaatkan berbagai keunggulan teknologi platform digital seperti Gojek dan platform lainnya, dengan optimisme perekonomian bisa tumbuh. Untuk yang sudah berada di dalam sistem online untuk terus melaju, tidak lupa disertai peningkatan kualitas produk/ jasa layanan, dan kapasitas produksi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga skala usaha dapat terus meningkat," tutup Abdur Rahman.
Dalam acara penandatanganan PKS tersebut turut hadir Kepala Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP) Kominfo Banjarmasin Abdul Rahman Harahap, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Banjarbaru Ir. Muh. Rustam. MP, dan Branch Manager Gojek Banjarmasin Hendri Dwi Selamet, turut hadir Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Bapak Hary Budiarto secara virtual. PKS ini merupakan wujud nyata kelanjutan dari inisiatif #MelajuBersamaGojek sebagai solusi inklusif dan komprehensif (hulu ke hilir) bagi UMKM untuk go-digital yang diluncurkan pada 12 Agustus 2020 lalu bersamaan dengan memperingati hari Nasional UMKM Indonesia.
