
Gusdurian Peduli Bangun Huntara Bagi Korban Banjir di HST
STARBANJAR - Gusdurian Peduli bersama Caritas Keuskupan Banjarmasin secara simbolis bangunan hunian sementar (Huntara) bagi korban banjir di Hulu Sungai Tengah.
Banjar Update
STARBANJAR - Gusdurian Peduli bersama Caritas Keuskupan Banjarmasin secara simbolis bangunan hunian sementar (Huntara) bagi korban banjir di Hulu Sungai Tengah.
Perwakilan Gusdurian Kalsel Supriansyah menuturkan pihaknya membantu 12 huntara di dua desa, yakni desa Hantakan dan Waki Baru.
"Adapun penerima bantuan Huntara tersebut adalah mereka yang kehilangan tempat tinggal karena tersapu oleh banjir bandang kemarin," ujar Supri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/3/2021).
Dia menuturkan huntara yang dibangun merupakan warga yang terdaftar oleh pemerintah kabupaten namun belum mendapatkan bantuan huntara sebab keterbatasan dana pemerintah.
"Pada hari Sabtu kemarin telah dilakukan serah terima kepada seluruh warga penerima manfaat dari huntara yang telah dibangun," jelas pegiat isu toleransi dan demokrasi ini.
Supri mengatakan serah terima disaksikan perwakilan pemerintah kecamatan, Dinas Perumahan dan Pemukiman dan aparat desa Hantakan, tim Gusdurian Peduli dan Caritas Banjarmasin menyerahkan seluruh bangunan huntara.
"Bantuan yang disalurkan oleh Gusdurian Peduli dan Caritas Keuskupan Banjarmasin adalah bukti dari kemanusiaan mampu melampaui sekat-sekat primordial, seperti ras, suku, dan agama," sambungnya.
"Ada banyak kerja-kerja kemanusiaan yang dapat menyatukan kita dalam sebuah gerakan untuk memberikan manfaat besar kepada masyarakat," tutup Supri.
Sekadar diketahui, ketika banjir bandang melanda sebagian wilayah HST di pertengahan bulan Januari lalu, berdampak hancurnya ratusan rumah, fasilitas umum, rumah ibadah hingga korban nyawa yang melayang.
Tercatat di laporan Posko Induk Pemkab HST, lebih dari 150 buah rumah di berbagai kecamatan yang dilaporkan hilang dan ratusan lebih yang rusak berat.
