
IHSG Berbalik Koreksi 0,3%, Saham PRIM Kembali Masuk Jajaran Top Gainers
- IHSG ditutup berbalik arah koreksi sebesar 0,3% atau sekitar 20,57 poin dan parkir di zona merah pada level 6.940,89.
Ekonomi dan Bisnis
STARBANJAR – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup berbalik arah koreksi sebesar 0,3% atau sekitar 20,57 poin dan parkir di zona merah pada level 6.940,89 pada penutupan perdagangan Selasa, 3 Oktober 2023.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), total nilai transaksi justru meningkat saat kinerja indeks komposit lesu menjadi Rp10,12 triliun dari Rp9,83 triliun pada perdagangan awal pekan ini.
Dalam sehari, IHSG bergerak pada rentang 6.940,89 – 6.992,63. Hingga penutupan perdagangan, terdapat 193 saham menguat, 331 saham melemah, dan 226 saham lainnya ditutup stagnan.
Di tengah kondisi itu, sejumlah saham mengalami peningkatan kinerja dan masuk pada jajaran top gainers, seperti saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) yang melesat mencapai 27,54% menuju level Rp88 per lembar.
Kemudian, saham PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk (TOOL) ikut menguat hingga 25,86% ke level harga Rp73 per unit, diikuti dengan saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) dengan pertumbuhan kinerja 25% dalam sehari.
Selanjutnya, saham PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) melonjak 20,9% dan ditutup pada level Rp81 dan saham emiten rumah sakit PT Royal Prima Tbk (PRIM) yang kembali masuk dalam jajaran saham paling banyak diborong investor dengan penguatan 20,27%.
Adapun pada jajaran top losers, saham PT Mitra Investindo Tbk (MITI) yang paling besar mengalami penurunan kinerja dengan persentase mencapai 12,62% yang dibuntuti oleh saham PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI) dengan koreksi 9,76%.
Sedangkan saham PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), dan PT Graha Mitra Asia Tbk (RELF) juga mengalami penurunan kinerja yang cukup dalam, masing-masing senilai 9,68%, 8,52%, serta 6,38%.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Drean Muhyil Ihsan pada 03 Oct 2023
