
IHSG Ditutup Melemah, Investor Asing Koleksi Saham BBCA, TLKM dan BMRI
- STARBANJAR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada Selasa (7/9/2021). IHSG turun 0,24% atau 14,54 poin ke 6.112,40 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ekonomi dan Bisnis
STARBANJAR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada Selasa (7/9/2021). IHSG turun 0,24% atau 14,54 poin ke 6.112,40 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Total volume transaksi bursa mencapai 22,14 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 9,74 triliun. Sebanyak 252 saham menguat. Ada 247 saham turun harga dan 148 saham flat.
Sempat menguat di pembukaan awal perdagangan, IHSG bergerak melemah jelang penutupan sesi I.Pelemahan IHSG terseret oleh penurunan lima indeks sektoral pada hari ini. Sektor teknologi terjun 2,35%.
Sektor barang baku tergerus 1,82%. Sektor perindustrian melorot 1,04%. Sektor transportasi dan logistik turun 0,43%. Sektor infrastruktur melemah 0,26%.
Enam sektor justru berakhir di zona hijau. Sektor properti dan real estat menguat 0,71%. Sektor barang konsumsi primer naik 0,28%. Sektor keuangan menguat 0,26%. Sektor kesehatan naik 0,21%. Sektor barang konsumsi non primer menanjak 0,10%. Sektor energi naik tipis 0,03%.
Kendati IHSG melemah hari ini, tak menyurutkan investor asing untuk mengoleksi sejumlah saham unggulan. Asing mencatat net buy terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 130,8 miliar. Saham BBCA ditutup turun tipis 0,08% ke Rp 32.850 per saham.
Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga banyak diborong asing Rp 54,2 miliar. Saham TLKM juga tertekan 0,29% ke Rp 3.380 per saham. Saham Bank BUMN juga dikoleksi investor asing. Tercatat saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga banyak dibeli asing sebesar Rp 52,8 miliar. Saham BMRI menguat tipis 0,81% ke Rp 6.250 per saham.
