covid
Banjar Update

Kasus Covid-19 di Indonesia Lewati 800 ribu Orang

  • STARBANJAR - Kementerian Kesehatan mencatat angka positif Covid-19 di Indonesia pada Jumat (8/1/2021) mencapai 10.617 kasus baru. Penambahan kasus hari ini kembali mencatatkan rekor pada hari sebelumnya yang mencapai 9.321. 

Banjar Update
Redaksi Starbanjar

Redaksi Starbanjar

Author

STARBANJAR - Kementerian Kesehatan mencatat angka positif Covid-19 di Indonesia pada Jumat (8/1/2021) mencapai 10.617 kasus baru. Penambahan kasus hari ini kembali mencatatkan rekor pada hari sebelumnya yang mencapai 9.321.

Ada empat provinsi yang mencatat angka positif harian tertinggi, yaitu Jakarta dengan 2.959. Disusul oleh Jawa Barat sebanyak 1.824, Jawa Tengah 1.071, dan Jawa Timur 1.025. Dengan penambahan tersebut, total orang yang terinfeksi virus corona di Tanah Air mencapai 808.340.

Kasus aktif per hari ini sebanyak 117.704 orang yang masih dalam perawatan dan isolasi mandiri. Sedangkan sebesar 82,5% atau 666.883 telah berhasil sembuh. Angka kesembuhan pada Jumat hari ini bertambah 7.446.

Angka kesembuhan tertinggi berasal dari Jakarta dengan 2.681 dan Jawa Barat 914. Angka kematian juga terus meningkat dengan penambahan 233. Sehingga total kematian akibat Covid-19 mencapai 23.752 atau 2,9% dari total kasus positif.

Angka kematian tertinggi berasal dari Jawa Timur dengan 73 orang. Kemudian Jawa Tengah sebesar 57, Jakarta 24 orang, dan Lampung sebanyak 15 orang.

Untuk Kalimantan Selatan sendiri, kasus juga bertambah sebanyak 89 orang hari ini, kemudian pasien yang sembuh sebanyak 45 orang, dan dua pasien meninggal dunia yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Di sisi lain, tingkat positif di Indonesia terus merangkak naik jauh melebihi standar WHO yang mencapai 5%. Berdasarkan data Kawal Covid, orang yang dites 42.605 orang, sehingga positif ratenya sebesar 24,92 persen.

Kemudian rerata jumlah tes harian juga tidak mencapai rekomendasi WHO 1 tes per 1.000 orang per minggu. Berdasarkan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari 267 juta jiwa maka diperlukan testing sebanyak 267 ribu orang per pekan, atau rerata 38.142 orang per hari.

Namun berdasarkan Kawal Covid, Indonesia baru mengetes rata-rata 36.181 orang per hari. Hal itu menunjukkan tingkat pengetesan masih belum memenuhi standar minimal WHO, dan pandemi di Indonesia sudah tidak terkendali.