
Kasus Covid-19 'Meledak', IHSG Ditutup Melemah
- Tingginya penambahan kasus harian Covid-19 di Indonesia membuat khawatir pelaku pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,37%.
Ekonomi dan Bisnis
STARBANJAR - Tingginya penambahan kasus harian Covid-19 di Indonesia membuat khawatir pelaku pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,37% ke level 6.012,05. Walaupun sempat menguat diawal pembukaan perdagangan, IHSG sesi pertama longsor dan berkutat di zona merah hingga akhir perdagangan Kamis (24/6/21).
Nilai transaksi hari ini sebesar Rp 9,3 triliun dan terpantau investor asing membeli bersih Rp 47 miliar di pasar reguler. Tercatat 199 saham terapresiasi, 294 terkoreksi, sisanya 145 stagnan.
Berdasarkan data RTI, Asing melakukan pembelian di saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 67 miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 57 miliar.
Sedangkan jual bersih dilakukan asing di saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang dilego Rp 57 miliar dan PT BFI Finanes Indonesia Tbk (BFIN) yang dijual Rp 41 miliar.
Bursa kawasan Asia cenderung mayoritas menguat. Indeks Hang Seng Hong Kong ditutup menguat 0,23% ke level 28.882,46, Shanghai Composite China naik tipis 0,01% ke 3.566,44, Straits Times Singapura juga naik tipis 0,03% ke 3.119,62, dan KOSPI Korea Selatan terpantau tumbuh 0,3% ke 3.286,10.
Sedangkan untuk indeks Nikkei Jepang ditutup stagnan di level 28.875,23 pada hari ini.
