Covidd
Banjar Update

Kasus Penambahan Covid-19 Kembali Cetak Rekor

  • STARBANJAR - Kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah 9.321 pada hari ini, Kamis (7/1/2020). Peningkatan kasus itu merupakan rekor baru dan membuat jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 797.723 sejak pertama kali diumumkan pada Maret 2020 lalu.
     
Banjar Update
Redaksi Starbanjar

Redaksi Starbanjar

Author

STARBANJAR - Kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah 9.321 pada hari ini, Kamis (7/1/2020). Peningkatan kasus itu merupakan rekor baru dan membuat jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 797.723 sejak pertama kali diumumkan pada Maret 2020 lalu.
 
Dari jumlah tersebut, sebanyak 659.437 telah sembuh dengan tambahan pasien sembuh harian sebanyak 6.924 dan 23.520 orang meninggal dunia (bertambah 224) usai terinfeksi virus corona. Jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 68.019. Pasien suspek ada 68.753.

Tambahan kasus baru hari ini, DKI Jakarta terbanyak dengan 2.398 kasus baru, diikuti dengan Jawa Barat sebanyak 1.416 pasien dan Jawa Tengah 998 kasus baru. Sementara itu tambahan kasus baru dari Kalsel 93 kasus baru dan 50 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh.

Sejauh ini, pemerintah masih terus mengingatkan masyarakat agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Misalnya rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan dan selalu memakai masker.

Pemerintah Indonesia juga ingin memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang lebih ketat di Jawa dan Bali sepanjang 11-25 Januari. PSBB yang lebih ketat itu disebut dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Pemerintah ingin menerapkan itu guna menekan laju penularan virus corona dengan lebih optimal, mengingat peningkatan kasus positif naik tinggi sejak beberapa pekan terakhir. Begitu pun dengan kasus kematian.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina menyebut daerah di luar kawasan Jawa-Bali cuma diinstruksikan oleh presiden untuk menggiatkan kembali posko pengawasan Covid-19 di wilayah pemukiman warga

"Kita kan ada kampung-kampung tangguh, kita hidupkan lagi, sampai hari ini pun ada (kampung tangguh) yang bertahan," kata Ibnu.

Ibnu yang juga Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Banjarmasin ini siap berkoordinasi dengan timnya untuk merealisasikan hal tersebut. Namun, ihwal kampung mana saja yang disasar, ia belum merinci.

"Di Banjarmasin ini belum terlalu mengkhawatirkan lah. Tapi kita berupaya menurunkan kasus Covid-19 dengan pendisiplinan ini," ujarnya.