
Kebun Raya Perkuat Riset dan Konservasi Keanekaragaman Tumbuhan Indonesia
- Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko mengatakan prioritas BRIN adalah refocusing pada bidang digital.
Nasional
STARBANJAR - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko mengatakan prioritas BRIN adalah refocusing pada bidang digital, serta green and blue economy yang berbasis pada sumber daya dan keanekaragaman lokal, termasuk biodiversitas, seni, dan budaya.
Hal ini disampaikan Handoko dalam webinar yang diikuti Botanic Gardens Conservation International (BGCI), International Union for Conservation of Nature (IUCN), Singapore Botanic Garden – Singapore, Kew Botanic Garden – UK, Bali Botanic Garden, dan Bogor Botanic Garden, Selasa (19/5/2021).
"Biodiversity akan menjadi flagship yang penting dan strategis. Berkenaan dengan itu penelitian di bidang konservasi tumbuhan harus terus menerus ditingkatkan kualitasnya," jelas Handoko.
Kepala Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya R. Hendrian mengatakan, pandemi telah mengakibatkan terjadinya perubahan pada banyak aspek operasionalisasi kebun raya di berbagai belahan dunia.
"Kami berharap dapat diperoleh pembelajaran yang berharga, dari berbagai kasus di kebun raya – kebun raya di dunia. Hendrian juga menegaskan bahwa fungsi riset dan konservasi yang diemban oleh kebun raya harus terus diperkuat," tukasnya.
