
Kian Melonjak, Kasus Corona di Kalsel Hari Bertambah 207 Pasien
STARBANJAR - Penambahan kasu positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan kian melonjak. Per hari Senin (22/3/2021), tercatat kasus Covid-19 bertambah sebanyak 207 orang.
Banjar Update
STARBANJAR - Penambahan kasu positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan kian melonjak. Per hari Senin (22/3/2021), tercatat kasus Covid-19 bertambah sebanyak 207 orang.
Kasus tersebut berasal dari Kota Banjarmasin sebanyak 75 orang, disusul Kabupaten Tanah Laut (Tala) 31 orang , Kota Banjarbaru 28 orang , Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) 15 orang , Kabupaten Banjar 14 orang.
Kemudian, dari Kabupaten Kotabaru sebanyak 13 orang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) 12 orang , Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) 10 orang , Kabupaten Barito Kuala (Batola) 5 orang dan Kabupaten Hulu Tengah (HST) 4 orang. Dengan penambahan tersebut, maka total positif Covid-19 di Provinsi Kalsel menjadi 25.823 orang.
Kemudian, pasien Covid-19 yang dilaporkan sembuh hari ini sebanyak 83 orang. Pasien yang sembuh berasal dari tempat karantina, rumah sakit rujukan dan isolasi mandiri. Pasien yang sembuh paling banyak disumbang dari Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) sejumlah 19 orang, disusul Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tapin sama-sama 17 orang.
Selanjutnya, dari tempat perawatan di Kabupaten Tanah Bumbu 15 orang , Kabupaten Batola 12 orang , Kabupaten Kotabaru 2 orang dan Kabupaten HSS 1 orang. Secara akumulatif pasien yang dinyatakan sembuh Covid-19 sebanyak 22.643 orang. Saat ini kasus aktif Covid-19 sebanyak 2.378 orang.
Sedangkan pasien yang dilaporkan meninggal sebanyak 3 orang, berasal dari Kabupaten Banjar 1 orang dan Kabupaten Balangan 2 orang. Secara keseluruhan pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 sebanyak 802 orang.
Sebelumnya Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA menyebut Kalsel menjadi daerah yang mendapatkan atensi khusus dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, Kemendagri mengeluarkan Instruksi Nomor 6/2021 untuk melaksanakan PPKM Mikro mulai 23 Maret hingga 5 April 2021 di 15 provinsi se Indonesia termasuk Kalsel
Menurut Safrizal, PPKM mikro yang sudah berjalan selama ini harus ditingkatkan. Metode ini bagus dalam menekan Covid-19 dari tingkat terkecil. Tentunya dengan diikuti disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Dia berharap, dengan adanya PPKM mikro dapat menahan laju penyebaran Covid-19.
