Sekjend PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan keterangan kepada awak media usai Rakerda PDIP Kalsel (Foto : Ahmad Husaini)
Banjar Today

Kompak Gunakan Atribut Warna Hitam di Rakerda PDIP di Kalsel, Hasto : Bentuk Keprihatinan

  • Hasto Kristiyanto beralasan memilih baju hitam yang mereka gunakan bukan dalam bentuk kesedihan, tapi keprihatinan atas situasional demokrasi ketika hukum di Mahkamah Konstitusi ada rekayasa sistemik karena ambisi kekuasaan.
Banjar Today
Redaksi Starbanjar

Redaksi Starbanjar

Author

 

STARBANJAR - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Hasto Kristiyanto menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PDIP Kalsel di Banjarmasin, Minggu (12/11/2023) siang di salah satu hotel berbintang.

Hasto kompak menggunakan atribut berwarna hitam, bersama kader, pengurus dan simpatisan PDIP.

Hasto Kristiyanto beralasan memilih baju hitam yang mereka gunakan bukan dalam bentuk kesedihan, tapi keprihatinan atas situasional demokrasi ketika hukum di Mahkamah Konstitusi ada rekayasa sistemik karena ambisi kekuasaan.

"Tapi akhirnya keadilan ditegakkan, kita tahu kecurangan (Ketua MK, Anwar Usman) akhirnya terkena sanksi pelanggaran etik yang sangat serius dan ini menimbulkan dari arus bawah dan melawan segala bentuk ketidakadilan dan penyalahgunaan kekuasaan," ujar Hasto kepada awak media.

Kendati demikian, ia menegaskan pihaknya tetap berfokus pada upaya untuk memenangkan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dalam Pilpres mendatang.

Pasangan tersebut telah dipersiapkan dengan baik sebagai pemimpin memiliki pengalaman yang lengkap dan dapat menegakkan keadilan untuk mewujudkan kemakmuran di masyarakat.

"Rakerda ini mengkonsolidasikan tiga pilar partai dalam pergerakan dari hari ke hari, melakukan door to door, merancang strategi komunikasi yang baik, mempersiapkan saksi dan juru kampanye," jelasnya lagi.

"Termasuk pula koordinasi bersama partai koalisi, yakni PPP, Perindo dan Hanura untuk mewujudkan target kemenangan," imbuhnya.