
Lebarkan Sayap ke Banjarmasin, PT CSAP Juga Catat Kinerja Positif di Kuartal I-2021
- Capaian ini terlihat dari penjualan dan laba bersih PT Catur Sentosa Adiprana (CSAP).
Ekonomi dan Bisnis
STARBANJAR- PT Catur Sentosa Adiprana Tbk, perusahaan yang bergerak di ritel bahan bangunan, sukses mencatatkan kinerja positif pada kuartal I-2021 ini.
Capaian ini terlihat dari penjualan dan laba bersih CSAP. Mengacu laporan keuangan Bursa Efek Indonesia (BEI), pengelola toko bahan bangunan Mitra10 ini berhasil mencatatkan penjualan neto sebesar Rp3,34 triliun pada kuartal I-2021.
Sekadar diketahui, jumlah ini meningkat 12,86% dari Rp2,96 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, beban pokok penjualan barang beli putus pun membengkak 12,1% menjadi Rp2,77 triliun dari sebelumnya Rp2,47 triliun. Ini pun membuat laba kotor CSAP menjadi Rp579,72 miliar, meningkat 16,34% dari sebelumnya Rp498,28 miliar.
Setelah dikurangi berbagai beban, laba bersih atau laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp63,77 miliar. Laba bersih ini meroket 195,23% dari laba periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp21,6 miliar.
Laba per saham yang tercatat pun meningkat 180% pada tiga bulan pertama 2021 ini. Laba per saham tercatat sebesar Rp14 per saham, meningkat dari periode yang sama sebelumnya Rp5 per saham.
Sementara itu, tercatat ada kenaikan kas dan setara kas Rp12,62 miliar sepanjang kuartal I-2021. Ini pun membuat posisi kas akhir periode CSAP tercatat sebesar Rp122,74 miliar, meningkat posisi kas awal tahun sebesar Rp110,13 miliar.
Liabilitas tercatat meningkat tipis menjadi Rp5,63 triliun pada kuartal I-2021. Pada akhir tahun lalu, liabilitas tercatat Rp5,56 triliun. Jumlah liabilitas ini didominasi liabilitas jangka pendek sebesar Rp4,11 triliun sementara liabilitas jangka panjang hanya Rp1,52 triliun. Ada pun, ekuitas tercatat Rp2,13 triliun, meningkat dari akhir tahun Rp2,05 triliun.
Terakhir, aset perusahaan pun tercatat sebesar Rp7,76 triliun pada kuartal I-2021, meningkat dari akhir tahun Rp7,62 triliun. Jumlah aset ini terdiri dari aset lancar sebesar Rp4,55 triliun dan aset tidak lancar Rp3,21 triliun.
Lebarkan Sayap ke Banjarmasin
Seiring pencapaian kinerja penjualan dan laba bersih yang tercatat positif, PT CSAP juga berencana melakukan ekspansi bisnisnya melalui Mitra10 pada pertengahan tahun 2021 ini.
Empat daerah yang menjadi sasaran yakni Banjarmasin, Tegal, Semarang, dan Palembang. Empat daerah ini bakal menambah daftar panjang gerai Mitra10 yang jumlahnya sudah mencapai 38 toko se-Indonesia,
Terkait target pengembangan jaringan Mitra10, perseroan menargetkan untuk memiliki 50 gerai di tahun 2022-23. Dengan demikian pada akhir tahun 2021 mendatang, Mitra10 akan memiliki 42 jaringan toko di seluruh Indonesia. Adapun 8 toko baru akan dirampungkan pada tahun-tahun selanjutnya yang sempat tertunda karena isu pandemi.
Untuk mendukung rencana tersebut, CSAP pada tahun 2021 telah menyiapkan belanja modal (CAPEX) sebesar Rp500 miliar dimana 80% dari capex dialokasikan untuk membiayai ekspansi ritel modern Mitra10 dan Atria.
