
Panaskan Mesin Partai, PBB Optimis Lampaui Batas Ambang Parlemen
STARBANJAR - Partai Bulan Bintang mulai memanaskan mesin partai, jelang menghadapi proses verifikasi administrasi dan faktual peserta Pemilu tahun 2024 mendatang.
Politik
STARBANJAR - Partai Bulan Bintang mulai memanaskan mesin partai, jelang menghadapi proses verifikasi administrasi dan faktual peserta Pemilu tahun 2024 mendatang. PBB optimis melampaui batas ambang parlemen, 4 persen pada Pileg 2024 mendatang.
Hal ini diungkapkan Sekretaris Jenderal DPP PBB Afriansyah Noor saat silaturahmi dan orientasi pengurus jelang, di Hotel Rodhita, Minggu (7/2/2021). Kegiatan ini diikuti oleh kader dan pengurus DPW dan DPC PBB se - Kalsel.
Afriansyah Noor menuturkan untuk memenuhi target partai diawali dengan pembentukan infratruktur partai, dengan terbentuknya pengurus hingga ke tingkat anak cabang rampung 100 persen dalam tempo setahun mendatang. Kemudiaan pengurus tingkat anak ranting, terbentuk setidaknya 75 persen.
Dia bercerita PBB sempat berjaya di Kalsel, dengan mengirimkan empat kader melenggang ke DPRD Kalsel. Oleh karena itu, kejayaan tersebut harus dirintis kembali.
"Mudah-mudahan kejayaan Pemilu tahun 1999, bisa kita raih kembali Pemilu 2024," ujar Afriansyah.
Dia mengakui dalam dua Pemilu sebelumnya perolehan suara partai besutan Yusril Ihza Mahendra merosot, hal tersebut disebabkan karena sempat tidak lolos verifikasi administrasi dan faktual di KPU RI.
Kemudiaan infrastruktur partai yang belum berkembang, dan kaderisasi yang berjalan dengan efektif. Persoalan beda dukungan Capres juga menjadi penyebab lainnya PBB belum menembus batas ambang parlemen.
Persiapan dalam menghadapi verifikasi faktual dan administrasi mutlak dilakukan, sehingga partai bisa mempersiapkan Pemilu legislatif 2024 bisa berjalan optimal.
Lantas bagaimana dengan Ambang batas parlemen 4 persen? Afriansyah menjawab bahwa PBB tidak masalah dengan ambang batas empat persen tetap, sebab pengalaman Pemilu 2004 PBB sempat meraih suara secara nasional 3,8 persen.
"PBB (basis) suara di Sumatera, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, kemudiaan di Sulawesi dan Maluku, kita punya basis suara yang merata tinggal kita perbaiki saja," tukas Afriansyah.
Sementara itu, Ketua DPW PBB Muhammad Ismail Ibrahim menuturkan untuk menggerakkan roda partai harus dijalankan bersama-sama, baik itu DPW Kalsel, DPC, pengurus anak ranting hingga organisasi Banom di bawah PBB.
Ismail mengatakan untuk pengurus cabang tinggal Kabupaten Tapin yang belum terbentuk, dalam waktu dekat PBB akan membentuk pengurus DPC Tapin.
"Untuk pengurus tingkat anak cabang dan ranting juga akan kita bentuk," ujar anggota komisi I DPRD Banjarmasin ini.
Ismail menyebut aspek verifikasi administrasi dan faktual peserta Pemilu yang matang akan membuat persiapan partai merekrut kader potensial untuk mengahadapi Pemilu 2024.
"Kami berharap seperti kata Sekjend, PBB lolos peserta pemilu tanpa gugatan, sehingga kita bisa merekrut calon yang berkualitas," tandasnya.
