Siring Menara Pandang
UMKM Story

Pedagang Menara Pandang Sepi Penjualan di Momen Tahun Baru

  • Tingginya kunjungan wisatawan di kawasan Siring Menara Pandang saat malam Tahun Baru 2026 tidak otomatis membawa dampak positif bagi pelaku UMKM.
UMKM Story
Redaksi Starbanjar

Redaksi Starbanjar

Author

BANJARMASIN, STARBANJAR.COM - Tingginya kunjungan wisatawan di kawasan Siring Menara Pandang saat malam Tahun Baru 2026 tidak otomatis membawa dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di tengah riuh perayaan, sejumlah pedagang justru merasakan penjualan yang stagnan, bahkan cenderung menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Pantauan Starbanjar.com di lapangan menunjukkan kawasan wisata tersebut dipenuhi pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah. Namun, kepadatan itu tidak sepenuhnya berbanding lurus dengan transaksi di lapak-lapak UMKM yang berjejer di sepanjang kawasan.

Mariah, salah satu pedagang kuliner, mengaku omzet yang ia peroleh nyaris sama seperti malam biasa. Lonjakan jumlah pengunjung tidak berdampak signifikan terhadap penjualannya. “Sama aja seperti malam minggu biasanya (pembeli), engga jauh beda,” ujarnya.

Kondisi serupa dirasakan Adi, pedagang yang telah dua tahun berjualan di kawasan Siring Menara Pandang. Ia menilai daya beli masyarakat tengah melemah, ditambah persaingan antarproduk yang semakin ketat.

Sebagai perbandingan, pada malam pergantian tahun ini ia hanya membawa empat dus air mineral dan masih menyisakan dua dus. Padahal, pada perayaan tahun baru sebelumnya, ia mampu menghabiskan hingga delapan dus.

“Pokoknya beda lah sudah sekarang, menurun. Tapi, ya syukur-syukur juga masih ada yang beli,” katanya.

Di malam pergantian tahun, perayaan memang tak terpusat di Siring Menara Pandang yang notabenenya ikon Kota Banjarmasin. Malam tadi, terdapat sejumlah spot dipadati warga kota. Ambil contoh sepanjang Jalan Ahmad Yani, Banjarmasin serta Jalan Brigjend Hasan Basry.