
Pekan Pertama Maret, Berikut Rekomendasi Saham OmFin
STARBANJAR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi wajar 0,76% di level 6.241,80 pada perdagangan Jumat (26/2/2021) lalu.
Ekonomi dan Bisnis
STARBANJAR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi wajar 0,76% di level 6.241,80 pada perdagangan Jumat (26/2/2021) lalu. CEO Finvesol Consulting Fendy Susianto pun merekomendasikan tiga saham farmasi yang memiliki potensi cuan pekan ini.
"Omfin rekomendasikan beli PT Kimia Farma (KAEF), dengan kisaran harga Rp 3.490- Rp 3.530 perlembang dan stop cut loss di level Rp 3.100 untuk membatasi risiko rugi lebih lanjut, sedangkan untuk target beli Rp 4.000 hingga Rp 4.500," ujar OmFin-sapaan akrabnya dalam riset mingguannya, Senin (1/3/2021).
Rekomendasi saham yang kedua adalah PT Indofarma (INAF) dengan entry level pada kisaran harga Rp 3.230 - Rp 3.290 per lembar saham. Kemudian untuk cut stop loss, sebaiknya dipasang pada harga Rp 2.850, lalu target jual dipasang di angka Rp 3.800 hingga Rp 4.200 per lembarnya.
"Dan terakhir saham PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA), OmFin merekomendasikan beli pada level Rp 2.400 - Rp 2.490 per lembarnya, untuk cut stop loss pada level Rp 2.230, dan untuk target jual di kisaran Rp 2.800 hingga Rp 3.100," imbuh Om Fin.
Dia menekankan untuk investor selalu membatasi risiko kerugian dengan memasang stop loss.
Review pekan lalu
Pada pekan lalu OmFin merekomendasikan tiga saham, yaitu PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), PT Aneka Tambang (ANTM), dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).
Untuk SMBR rekomendasi beli di kisaran harga Rp 935 hingga Rp 955, dengan stop loss di level Rp 900. Kemudiaan untuk target jual dipasang di level Rp 1.150 hingga Rp 1.250.
"Harga tertinggi SMBR pekan lalu berada di posisi Rp 980 per lembarnya, dengan demikian ada potensi cuan sebesar 3,16 persen," jelasnya.
Rekomendasi kedua adalah ANTM, OmFin merekomendasikan beli pada kisaran harga Rp 2.800 hingga Rp 2.880 per lembarnya, dengan stop loss level dipasang Rp2.690. Untuk target jual pada level Rp 3.200 Rp 3.300 per lembarnya.
"Nah pada pekan lalu saham ANTM berada di level tertingginya pada angka Rp 2.910, dengan demikian ada potensi profit sebesar 3.93%," ucap OmFin.
Rekomendasi terakhir adalah TOWR, dengan saran beli pada kisaran harga Rp 1050 hingga Rp 1.090 per lembar, kemudian stop loss Rp 1.010, dan target jual pada Rp 1.200.
"Harga saham TOWR pada penutupan perdagangan pekan kemarin, di angka Rp 1.265, dengan demikian ada potensi cuan sebesar 17.13%, cukup tinggi memang," tandasnya.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
