Swab
Banjar Update

Pemkab Batola Terima Bantuan 5.000 Swab Antigen dari Pj Gubernur Kalsel

  • STARBANJAR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyerahkan bantuan 5.000 Swab Antigen kepada Pemkab Batola. Pj Gubernur Kalsel Safrizal bersama Kadinkes Kalsel HM Muslim menyerahkan ribuan alat Rapid Test Antigen kepada Bupati Batola Noormiliyani AS, Jum'at (26/3/2021).

Banjar Update
Redaksi Starbanjar

Redaksi Starbanjar

Author

STARBANJAR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyerahkan bantuan 5.000 Swab Antigen kepada Pemkab Batola. Pj Gubernur Kalsel Safrizal bersama Kadinkes Kalsel HM Muslim menyerahkan ribuan alat Rapid Test Antigen kepada Bupati Batola Noormiliyani AS, Jum'at (26/3/2021).

Safrizal menuturkan rapid Test Antigen berguna untuk membentengi, menscreening, memperkecil terhadap tingkat paparan.

“Pelaksanaan rapid antigen untuk melindungi lebih banyak terhadap penularan. Mengingat jika sudah terjadi penularan maka penyebaran juga bisa lebih banyak,” paparnya.

Safrizal menginstruksikan setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah harus melewati swab antigen terlebih dahulu.

“Rapid test antigen ini teorinya untuk pencegahan supaya jangan lagi tertular, karena kalau terus tertular maka tak pernah berakhir pandemi ini,” ujarnya.

Dia menambahkan oleh karenanya rapid test antigen merupakan alat screening utuk mengkanal-kanal, mengambil, merawat, dan menangkap yang positif di luar tracking.

Safrizal menyebut apa yang dilakukan pihaknya ini dalam upaya memperkecil kejadian penularan Covid-19, agar penanganan di Kalsel bisa terkendali.

Terkait bantuan 5.000 alat Rapid Test Antigen, Pj Gubernur menghendaki, supaya lebih cepat digunakan agar hasilnya bisa lebih efektif.

Di kesempatan kunjungan Afrizal juga mengimbau Batola yang berbatasan dengan ibukota Provinsi kalsel agar lebih mengefektifkan penanggulangan penyebaran Covid-19 dengan mengaktifkan seluruh posko hingga ke level desa.

Dalam upaya penanggulangan untuk di tingkat desa, menurutnya, bisa mempergunakan dana desa, dengan mengaktifkan seluruh aparatur desa termasuk bidan desa serta tetap menekankan penerapan protokol kesehatan, baik 3 M, 4M, dan 5M.

Selain itu tempat-tempat umum seperti pasar, restoran, dan rumah-rumah makan diminta juga untuk dilakukan pengawasan. Sementara Satgas diharapkan dapat berkoordinasi dengan forkopimda untuk melakukan penerapan penanggulangan secara maksimal agar putaran PPKM yang dilaksanakan sejak 5 – 19 April 2021 bisa membawa hasil.

“Mudah-mudahan PPKM yang kita laksanakan pada putaran 5 – 19 April nanti positifnya sudah mulai turun, tapi kalau tambah banyak maka kerjanya akan tambah berat,” pungkasnya.

Bupati Batola Noormiliyani AS menyatakan, bantuan alat Rapid Test Antigen yang diberikan Pemprov Kalsel akan sesegera mungkin dipergunakan kepada masyarakat secara massal. Dengan harapan, lanjutnya, melalui upaya yang dilakukan bisa meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Kami bersama Tim Gugus Tugas akan berusaha semaksimal mungkin untuk menekan penyebaran virus corona,” tandasnya.