ZR
Politik

Pemuda Tanbu Jelaskan Alasan Dukung ZR

  • STARBANJAR - Pendukung pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Tanah Bumbu nomor urut 3, Zairullah Azhar - Muhammad Rusli (ZR) hanya disukai dan diikuti kalangan orang tua, namun juga dari kalangan generasi millenial.

Politik
Redaksi Starbanjar

Redaksi Starbanjar

Author

STARBANJAR - Pendukung pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Tanah Bumbu nomor urut 3, Zairullah Azhar - Muhammad Rusli (ZR) hanya disukai dan diikuti kalangan orang tua, namun juga dari kalangan generasi millenial.

Salah satunya, Muhammad Dodi TR Hasudungan (21) dan Sayed Abdullah Iskandar Alaydrus (23). Keduanya adalah pemandu yel-yel slogan paslon ZR yang kerap tampil di kampanye cawabup Muhammad Rusli, yang digelar di kecamatan Satui, Jum’at (27/11/2020).

Dengan gayanya yang khas, Muhammad Dodi memimpin aksi simpatik meneriakkan yel-yel ZR yang mengusung tagline "Ratakan' pembangunan, kesejahteraan dan layanan publik dihadapan puluhan masyarakat desa Satui Timur, kecamatan Satui. Demikian pula yang dilakukan Sayed Abdullah Iskandar Alaydrus, memandu penyampaian yel-yel di desa Satui Barat.

Mereka secara bergantian melakukan aksi itu disetiap kampanye M. Rusli. Tujuannya memberikan semangat kemenangan dan mengingatkan masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada paslon ZR. Tapi target keduanya bukan sekedar itu, namun untuk menarik minat dan mengajak masyarakat, khususnya kalangan milenial memberikan pilihannya kepada Zairullah-Rusli pada 9 Desember 2020 mendatang ketika di dalam bilik suara.

"Pertama Zairullah saat menjabat bupati pertama mampu mengayomi pemuda dan memberikan ruang kepada milenial mengembangkan bakat masing-masing. Kami diberdayakan untuk melakukan hal-hal positif," kata mahasiswa salah satu mahasiswa perguruan tinggi di Banjarmasin ini.

Dodi mengatakan, alasan lain yang membuatnya kepincut memberikan dukungan ke ZR, dalam program kerja yang ditawarkan adalah wacana pembangunan sport center.

Perencanaan ini sangat bagus bagi perkembangan bakat anak muda karena disiapkan infrastruktur, sarana dan fasilitasnya. Karena itulah yang mampu memompa motivasinya untuk merapat ke ZR.

Namun, Dodi mengakui, kecenderungan kalangan milenial dalam memilih figur lebih melihat ke usia calon. Meski demikian, dia optimis, paslonnya yang memiliki usia matang tidak akan kalah dalam menggaet suara milenial. Mengapa ia yakin, karena visi misi ZR jelas memihak kepada generasi muda.

"Karena itu saya menghimbau milenial lebih mengutamakan visi misi paslon dalam menentukan sikap pilihan. Saya sekalian mengajak agar mencoblos nomor urut 3 karena program kerja yang ditawarkan memihak kaum muda. Kemudian berpengalaman juga," tegasnya.

Hal serupa diungkapkan Sayed Abdullah Iskandar Alaydrus mengungkapkan alasan berada di barisan ZR karena ingin adanya perubahan di sektor ekonomi kreatif kepemudaan.

Karena ia merasakan selama satu dekade terakhir iklim itu tidak memihak, sehingga butuh 'revolusi'.

"Sebagai kawasan industri, masih banyak masyarakat Tanah Bumbu yang keterbelakangan secara ekonomi. Ini menjadi pertanyaan besar, apa yang salah," ungkap Iskandar.

Karena itulah, lanjutnya, diperiode mendatang kabupaten ini butuh pemimpin visionernya dengan program kerja yang jelas dalam memberdayakan kalangan muda disemua sektor.

"Hanya program kerja ZR yang memberikan ruang itu," pungkasnya.

Keduanya pun mengajak kalangan milenial memanfaatkan momentum pilkada sebagai tonggak kebangkitan generasi muda Tanah Bumbu. Dimulai dengan memilih pemimpin yang realistis.

Mereka berdua hanya sebagian kecil dari milenial ZR yang konkrit melakukan aksi simpatik. Namun banyak kalangan generasi muda lainnya yang melakukan hal serupa, bahkan lebih heroik.

Diantaranya dengan bukti dukungan milenial Tanah Bumbu berupa kegiatan Komunitas Jumat Berbagi, Komunitas sepeda Morning Ride, Gowes Sore, Komunitas Mobile Legends game online, komunitas Dancer dengan Tanbu Dance, komunitas futsal. Mereka tergabung dalam Generasi Putih. (Ads)