OJK
Ekonomi dan Bisnis

Pengawasan Kripto Beralih dari Bappebti ke OJK, ini Potensi Keuntungannya!

  • Regulasi yang lebih kuat dan jelas dari OJK,diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dalam perdagangan aset kripto di Indonesia.
Ekonomi dan Bisnis
Redaksi Starbanjar

Redaksi Starbanjar

Author

STARBANJAR - Chief Executive Officer (CEO) Tokocrypto, Yudhono Rawis, melihat potensi keuntungan bisnis dalam peralihan pengaturan perdagangan aset kripto dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurut Yudho, regulasi yang lebih kuat dan jelas dari OJK,diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dalam perdagangan aset kripto di Indonesia.

Peningkatan kepercayaan ini dianggap dapat menarik lebih banyak partisipan dan modal ke pasar kripto, yang pada gilirannya akan memacu pertumbuhan bisnis di sektor ini.

Yudho mengungkapkan bahwa jika institusi keuangan tradisional besar di Indonesia mengikuti tren Amerika Serikat dengan mengalokasikan sebagian kecil dari neracanya ke Bitcoin, maka likuiditas pasar di Indonesia dapat meningkat secara signifikan. Namun, hal ini saat ini tidak diizinkan oleh regulasi.

"Harapannya, lima tahun lagi, dengan perpindahan ke OJK, akan ada kolaborasi antara TradFi dan kripto. Nantinya, institusi keuangan tradisional di Indonesia yang tertarik dengan kripto dapat membelinya dari pedagang berlisensi sehingga meningkatkan bisnis mereka," kata Yudho kepada TrenAsia, Kamis, 16 November 2023.

Tokocrypto, bersama Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) dan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), aktif berdialog dengan semua pihak terkait, termasuk Bappepti dan OJK.

Tujuan dari kolaborasi ini adalah menciptakan regulasi yang adil dan mendukung inovasi di industri aset kripto, dengan mempertimbangkan kepentingan semua pihak, termasuk pelaku bisnis, investor, dan regulator.

Yudho menegaskan bahwa saat ini sedang ada upaya untuk memastikan bahwa regulasi kripto, baik yang berasal dari Bappebti maupun yang akan beralih ke OJK, memiliki cakupan yang lebih luas dan komprehensif.

Terkait masalah perpajakan, Tokocrypto sedang melakukan dialog secara bertahap dengan regulator untuk mencegah risiko arus modal keluar. Hal ini diharapkan dapat menjaga daya saing exchange domestik dibandingkan dengan exchange luar negeri, terutama dari segi pajak dan produk yang menarik minat investor.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Idham Nur Indrajaya pada 16 Nov 2023