
PKS Ingin Kembalikan Pilkada ke 2022 dan 2023
STARBANJAR - Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Habib Aboe Bakar Al Habsyi membeberkan sikap partainya yang mendorong Pilkada serentak 2022 dan 2023 dapat terlaksana.
Politik
STARBANJAR - Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Habib Aboe Bakar Al Habsyi membeberkan sikap partainya yang mendorong Pilkada serentak 2022 dan 2023 dapat terlaksana.
"Terkait untuk Pilkada, Partai Keadilan Sejahtera berharap, Pilkada tetap digelar 2022 dan 2023. Kenapa? Karena bayangkan ratusan daerah dipimpin oleh pelaksana tugas untuk masa satu sampai dua tahun," kata Aboe Bakar, usai pelantikan pengurus DPW PKS Kalselteng, Jum'at (5/2/2021).
Menurut dia, situasi di mana ratusan daerah dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) dalam jangka waktu tersebut membuat pelayanan publik atau masyarakat, tidak maksimal. Sebab, Plt kepala daerah tentu berbeda dengan kepala daerah definitif.
Aboe Bakar menuturkan fraksi lintas partai di Senayan masih belum satu suara, ihwal rencana pelaksanaan Pilkada digelar pada tahun 2022 dan 2023, atau dilaksanakan serentak bersama Pileg dan Pilpres tahun 2024.
"Kita sudah lihat pendapat PDIP gimana, dan Gerindra gimana, yang bersuara (Pilkada 2022 dan 2023) itu Nasdem, Demokrat dan PKS, sementara PKB masih loncat-loncat, setuju atau tidak," beber anggota DPR RI ini.
Dia mengakui keputusan pelaksanaan Pilkada amat sangat politis. Oleh sebab itu, lintas fraksi di DPR RI belum satu suara, hingga saat ini.
Sekadar diketahui, di Kalimantan Selatan pada 2017 silam ada dua kepala daerah yang menggelar Pilkada, Kabupaten Barito Kuala dan Hulu Sungai Utara.
Kemudian pada 2018 lalu, ada empat daerah yang menggelar Pilkada, yaitu Tabalong, Hulu Sungai Selatan (HSS), Tapin, dan Tanah Laut.
