
Resmi Diterapkan, PPKM Diberlakukan di Seluruh Wilayah Tala
STARBANJAR - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan berbasis Mikro (PPKM) di Tala. Hal ini berdasarkan pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No.6/2021 tentang perluasan Pemberlakuan PPKM Mikro.
Banjar Update
STARBANJAR - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan berbasis Mikro (PPKM) di Tala. Hal ini berdasarkan pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No.6/2021 tentang perluasan Pemberlakuan PPKM Mikro.
Bupati Tala HM Sukamta menjelaskan PPKM sebelumnya hanya diterapkan di beberapa zona namun karena lonjakan kasus yang meningkat tajam sehingga mengharuskan pemerintah daerah menerapkan PPKM di seluruh zona.
“Penularan virus corona pada tiga bulan terakhir ini lebih besar dari total kasus penularan pada sembilan bulan yang lalu, tentu ini sangat memprihatinkan apalagi jika kita melihat persentase kasus meninggal dunia pasien Covid-19 sebesar 45 persen yang terjadi pada bulan Januari dan Februari ini saja,” ujar Sukamta saat memimpin Rapat Perpanjangan PPKM dalam rangka penanganan Covid-19, di Ruang Rapat Barakat, Kantor Sekretariat Daerah Tala, Selasa (23/3/2021).
Dia menyoroti sikap masyarakat yang sekarang abai dengan protokol kesehatan (prokes) sehingga ledakan penularan Covid-19 kembali terjadi. Sukamta menegaskan bahwa penegakan prokes akan kembali dilakukan dengan gencar.
"Lonjakan kasus positif ini karena masyarakat abai menggunakan masker, tidak menjaga jarak dan membuat kerumunan. Di kondangan dan kegiatan lainnya justru orang yang memakai masker yang menjadi minoritas, kebanyakan tidak menggunakan masker sama sekali,” ujarnya.
Sukamta pun menyoroti sebanyak 112 warga Kecamatan Pelaihari yang saat ini positif Covid-19, menurutnya Kecamatan Pelaihari akan dijadikan perhatian khusus untuk memutus mata rantai virus corona.
“Kecamatan Pelaihari ini memang paling ramai karena pusat perekonomian Tala juga, kita akan lakukan penertiban dan penegakan prokes secara ketat," sambung Sukamta.
"Masyarakat jangan merasa aman-aman saja dengan virus ini kalau belum di rapid antigen ataupun tes swab, bisa jadi yang sehat itu yang membawa virus dan menularkan kemana-mana,”imbuhnya.
Sementara itu Dandim 1009 Pelaihari Letkol inf Adi Yoga Susetyo menegaskan bahwa pihaknya siap ikut serta menegakkan prokes di seluruh wilayah yang ada di Tala. Jajaran TNI siap membantu Satpol PP dan pihak kepolisian dalam penegakan prokes.
“Saya geram melihat kafe, tempat tongkrongan dan acara perkawinan tidak mematuhi prokes sama sekali. Yang memakai masker malah menjadi minoritas, tidak ada jaga jarak. Ada tempat cuci tangan namun tidak digunakan, sekedar formalitas saja,” tandasnya.
