
Sahbirin dan Denny Absen dalam Ikrar Bersama PSU Pilgub Kalsel
- Ajang ikrar bersama digagas untuk menguatkan komitmen antar paslon agar menciptakan situasi yang kondusif jelang PSU.
Banjar Update
STARBANJAR- Dua perwakilan pasangan calon kepala daerah di Kalimantan Selatan resmi menandatangani ikrar bersama jelang pemungutan suara ulang (PSU) Pilgub Kalsel, Kamis (20/5/2021) di Hotel Rattan Inn Banjarmasin.
Diinisasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel, ajang ikrar bersama ini untuk menguatkan komitmen antar paslon agar menciptakan situasi yang kondusif dan aman jelang PSU.
Dari kubu petahana BirinMu, ikrar ini diwakili oleh sang calon wakil gubernur Kalsel, Muhidin. Dari kubu H2D, juga dihadiri oleh cawagub, Difriadi Darjat.
Adapun figur Sahbirin Noor dan Denny Indrayana tampak sama-sama absen dalam kegiatan kali ini.
"Bang Denny lagi penyembuhan Covid-19. Pak Sahbirin tadi ada kegiatan penting. Yang penting komitmen mereka menjaga PSU lancar,” ujar Ketua KPU RI, Ilham Saputra, yang turut menyaksikan ajang ikrar bersama ini.
Menurut Ilham, absennya dua figur cagub tidaklah masalah. Lagi pula, perwakilan masing-masing kubu sudah berhadir dalam kegiatan kali ini.
Adapun Pj Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA, mengatakan, semua pihak harus berkomitmen PSU pada 9 Juni akan menghasilkan Gubernur Kalimantan Selatan yang definitif.
“Ini adalah kemenangan bersama demi kesejahteraan masyarakat, kita badangsanak sabarataan,” kata Safrizal.
Dalam kesempatan itu, Safrizal membacakan dua puisi karya penyair nasional Fikar W Eda (Ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2013—2015 dengan judul Suara Terdalam Relung Kalimantan. Sementara judul kedua berjudul PSU, Pilih Satu Atawa Dua.
“Makna kedua puisi mengandung pesan- pesan kedamaian dan komitmen bersama menjaga daerah agar tetap kondusif,” kata dia.
