ACT Luncurkan Gerakan Sedekah Pangan Nasional

Redaksi Starbanjar -24 Februari 2021 19:57 WIB,
Sedekah Pangan (sumber: Source: ACT Kalsel for Starbanjar)

STARBANJAR - Aksi Cepat Tanggap (ACT) secara resmi meluncurkan Gerakan Sedekah Pangan Nasional (GSPN) yang berlangsung via virtual dan offline di Gedung Wakaf Distribution Center, Desa Kranggan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada Selasa (23/2/2021).

Presiden Global Wakaf Foundation M. Imam Akbari mengatakan saat ini Wakaf belum dioptimalkan sebagai sebuah gerakan ekonomi produktif yang harusnya bisa memberikan solusi komprehensif atas segala permasalahan yang timbul di masyarakat khususnya persoalan kemiskinan.

“Hari ini menjadi bahaya laten buat umat, buat bangsa dan harus kita solusi dengan solusi terbaik, dan tidak ada solusi terbaik selain solusi dari-Nya. Selain solusi dari yang menciptakan kehidupan ini, yang menciptakan alam semesta, yang paling tahu bagaimana manusia harusnya berkarya bagaimana manusia harus bergerak, bagaimana manusia sesamanya harus saling membantu dan berbagi”, ucap Imam, dalam keterangannya.

Menurutnya wakaf adalah kunci bagaimana kejayaan ekonomi produktif ini harus benar-benar kita bangun dan WDC dengan segenap fasilitasnya dan dukungan dari sahabat wakaf di manapun berada.

“Semoga Allah SWT memberkahi kita semua dan membalas setiap kebaikan para sahabat wakaf dengan kebaikan yang tak terhenti walaupun kita sudah berpulang”, tutur Imam.

Dia menyebut dalam indeks pangan Indonesia saat ini berada di posisi 60 dari 67 negara, bahkan berada di bawah negara-negara Afrika seperti Zimbabwe dan Ethiopia. Hal tersebut tentu ironis mengingat posisi Indonesia sebagai negara agraris.

”Kami sebagai lembaga kemanusiaan terus merenungi perjalanan agenda kemanusiaan, dan Alhamdulillah kami punya keyakinan yang baru biar lebih menyemangati," ujar Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin.

Ahyudin juga menambahkan, bahwa tidak ada obat yang ampuh untuk semua jenis penyakit termasuk penyakit peradaban bangsa maka jawabannya itu sedekah.

“Kami hadirkan gerakan sedekah pangan nasional, bukan gerakan nasional sedekah pangan. Sebab kalau narasinya diawali gerakan nasional politik itu sudah," tandasnya.

Bagikan:

RELATED NEWS