Cerita Anak-Anak Motor Sampit Berbagi Daging Kurban Sambil Touring

Banjar Community 4 Agt 2020, By TIm Starbanjar
Cerita Anak-Anak Motor Sampit Berbagi Daging Kurban Sambil Touring (Source: Istimewa)

STARBANJAR - Minggu pagi (2/8/2020), sebanyak lima komunitas motor yang tergabung dalam Bold Riders Sampit bersiap untuk berbagi kepada masyarakat. Komunitas tersebut adalah Mentaya Honda Classic, GCN Sampit, Supermoto Indonesia Sampit, YVCI Sampit, dan CBR Club Indonesia Sampit.

Mereka menembus udara pagi sepanjang puluhan kilometer untuk menuju lokasi pemotongan yang terletak di Kelurahan Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kalimantan Tengah.

Kegiatan yang diinisisasi oleh Bold Riders Sampit ini merupakan bagian dari program bertajuk "Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Berbagi" yang melibatkan 379 komunitas di 42 kota. Lebih dari 15 ribu anggota dari komunitas besar, satunya Bold Riders ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang baru pertama kali diadakan ini.

Setelah menempuh satu jam perjalanan, rombongan yang terdiri dari 50 orang anggota gabungan dari beberapa komunitas tersebut melakukan pemotongan dan pendistribusian hewan kurban secara mandiri.

Meski begitu, mereka tetap menerapkan protokol kesehatan dan juga ketentuan syariat yang berlaku. Bastian Rizki selaku Koordinator Bold Riders Sampit menjelaskan bahwa antusiasme komunitas sangat tinggi sehingga kegiatan tersebut berjalan lancar dan sukses.

“Hari ini teman-teman Bold Riders Sampit melaksanakan pemotongan seekor sapi, yang dilanjutkan pendistribusian di lima titik berbeda. Antusias teman-teman komunitas sangat positif, mereka senang karena dapat membantu warga yang kurang mampu,” papar Bastian, Minggu (2/8/2020).

Seusai melakukan pemotongan para anggota komunitas menyebar untuk mendistribusikannya ke lima titik berbeda. Wilayah yang ditargetkan diantaranya adalah daerah Cempaga, Samuda, dan juga wilayah pinggiran Kota Sampit.

Bastian juga menuturkan, gabungan komunitas tersebut menyasar warga-warga yang sangat membutuhkan seperti lansia dan tunawisma. Bahkan mereka rela menggunakan sampan untuk menjangkau masyarakat yang berada di hulu sungai tepatnya di Desa Kuin Permai.

“Masyarakat merespon positif kegiatan kami. Mereka senang karena ada komunitas motor yang menyalurkan daging kurban ke daerahnya. Warga yang menerima daging sapi kurban juga merasa amat terbantu,” tandas Bastian. 

undefined

Redaksi Starbanjar