Cerita Sholikhin, Biker Banjarbaru Lakukan Solo Touring dengan Protokol Kesehatan Covid-19

Banjar Community 27 Jun 2020, By Tim Starbanjar
Cerita Sholikhin, Biker Banjarbaru Lakukan Solo Touring dengan Protokol Kesehatan Covid-19 (Source: Istimewa)

STARBANJAR-Pandemi COVID-19 telah membuat aktivitas touring anak motor terhenti. Lebih dari 3 bulan lamanya, komunitas pengguna roda dua tidak ‘mengaspal’ di jalanan.

Hal ini juga dirasakan Ahmad Sholikhin dari Riders V-ixion Club (RVC) Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin. Untuk mengobati rasa kangen akan touring, pria yang akrab disapa Likin ini pun memutuskan untuk melakukan solo touring.

Kegiatan touring seorang diri ini menempuh jarak sekitar 130 km dengan rute start dari Banjarbaru dan finish di Desa Asam Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

“Solo touring ini memang mengambil rute yang tidak terlalu jauh. Paling tidak ini sebagai pelepas rindu setelah lebih dari 3 bulan tidak melakukan touring,” cerita Likin, Rabu (24/6/2020).

Dalam melakukan solo touring, Likin tetap mengedepankan protokol pencegahan COVID-19. Karena itu, Likin melengkapi diri dengan masker, hand sanitizer, vitamin C, tisu basah, tisu kering, hingga sapu tangan.

“Saya tetap harus menerapkan protokol kesehatan saat solo touring ini karena bahaya COVID-19 masih mengancam kita. Jika harus mampir ke suatu tempat, saya juga tetap jaga jarak dan rajin cuci tangan,” imbuh Likin.

Di luar hal tersebut, persiapan dilakukan seperti biasanya. Diantaranya tubuh harus dalam kondisi fit, lalu kondisi motor juga harus optimal, seperti tekanan ban, rem, lampu, air radiator, dan klakson harus dicek. Selain itu oli mesin dia ganti lebih dulu sebelum menjalani touring.

Likin mengisahkan solo touring yang ia lakukan ditempuh dalam waktu sekitar 3 jam. Jalanan yang dilewati pun bervariasi, mulai dari jalan datar, naik turun perbukitan, hingga jalur ekstrim. Ia juga gembira bahwa aktivitas masyarakat mulai menggeliat.

Likin pun sempat ngobrol dengan pengelola salah satu toko DRP (Djarum Retail Partnership). "Kondisi memang sulit, tapi para pedagang ini mengaku tetap optimis kondisi akan segera membaik. Ini hal positif yang bisa saya dapatkan selama solo touring ini," ungkapnya.

Begitu tiba di Asam Asam, Penasehat RVC Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin ini langsung bersilaturahmi dengan beberapa rekan sesama Bold Riders dari RVC Asam Asam dan Rider V-ixion Borneo (RVB).

“Solo touring ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi saya dengan teman-teman dari RVC Asam Asam dan RVB. Teman-teman di sini juga sudah lama sekali tidak melakukan touring. Rencananya April lalu, kami ada acara kopdar gabungan,” terang Likin.

Sementara itu Agus, salah satu anggota RVC Asam Asam menyambut antusias kegiatan solo touring yang dilakukan Likin. Menurutnya, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi persaudaraan sesama bikers atau biasa disebut brotherhood.

“Kami sangat respek dengan apa yang dilakukan Mas Likin. Sebagai brotherhood, kami semua menyambutnya dengan tangan terbuka karena kami sudah lama sekali tidak bertemu. Semoga ke depan kami bisa kembali melakukan touring bareng dengan teman-teman dari RVC Banjarbaru yang merupakan bagian dari Bold Riders Banjarmasin,” tuturnya. (*)

undefined

Putri Nadya Oktariana