Disiplin Kelola Kebersihan, Puluhan Sekolah di Banjarmasin Diganjar Penghargaan Adiwiyata

Banjar UPDATE 5 Agt 2020, By Tim Starbanjar
Disiplin Kelola Kebersihan, Puluhan Sekolah di Banjarmasin Diganjar Penghargaan Adiwiyata (Source: Istimewa)

STARBANJAR- Sebanyak 21 dari 138 sekolah Kota Banjarmasin yang terdiri dari 19 sekolah negeri dan 2 sekolah swasta, berhasil mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Kota Banjarmasin pada tahun 2020.

 Penyerahan penghargaan ini dilakukan langsung oleh Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, di Siring Balai Kota, Rabu (5/8/2020). Dalam sambutannya, Ibnu menyampaikan bahwa penghargaan Adiwiyata ini adalah salah satu penghargaan dari pemerintah kota, untuk sekolah-sekolah yang sudah menerapkan disiplin bagi siswanya untuk mengelola lingkungan yang asri dan hijau serta pengelolaan yang baik pada sampah sekolah.

"Oleh karena itu stimulus ini adalah bagian dari upaya kita untuk menjadikan sekolah sebagai salah satu pilar Kota Banjarmasin yang bersih dan nyaman," Sina, Rabu (5/8/2020)

Ia juga menambahkan bahwa tantangan pemerintah kota dan sekolah untuk menjaga jangan sampai tradisi dan kebiasaan menjaga lingkungan menjadi hilang akibat siswa tidak belajar di sekolah. Ibnu juga mengharapkan bahwa sekolah harus tetap menjadi pioneer untuk selalu berupaya meningkatkan lingkungan hidup yang bersih dan nyaman.

"Seperti Kota Banjarmasin yang menjadi pioneer sebagai kota telah menerapkan pengurangan limbah plastik dengan melarang penggunaaan kantong plastik," tutur Sina.

Pada tahun ini terdapat 21 Sekolah yang memenuhi kriteria Adiwiyata di tingkat kota. Kriteria yang telah ditentukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin antara lain, adanya pengelolaan sampah, cafetaria sehat, terdapat kawasan hijau, pengelolaan halaman sekolah, tempat sampah serta peran dan partisipasi warga sekolah.

 "Itu adalah penilaian utamanya," ucap Mukhyar selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin kepada Starbanjar.

Mukhyar juga menjelaskan bahwa sekolah yang sudah mendapat penghargaan Adiwiyata tingkat kota akan diberikan pembinaan untuk melanjutkan ke tingkat provinsi. Setelah itu, jika pada tingkat provinsi berhasil maka akan dikut sertakan di tingkat nasional.

Selain itu, Mukhyar menegaskan bahwa tujuan adanya program Adiwiyata ini bukan untuk mendidik siswa mengumpulkan sampah sebanyak-banyaknya tetapi untuk memberikan edukasi dan pembelajaran bagi siswa agar selalu menjaga lingkungan disekitarnya.

"Yang diharapkan dari program Adiwitaya ini adalah pembinaan dari usia dini untuk kedepan yang lebih baik serta agar Banjarmasin selalu barasih wan nyaman," harapnya.

undefined

Redaksi Starbanjar