starbanjar.com
m1 abrams rusak.jpg

Giliran Tank M1 Abrams, Babak Belur di Perang Ukraina

Redaksi Starbanjar
27.2.2024

STARBANJAR - Salah satu tank M1 Abrams milik Ukraina yang dipasok Amerika tampaknya mengalami kerusakan parah. Dan tampaknya ini merupakan kehilangan pertama dari salah satu tank berharga ini dalam pertempuran di negara tersebut. 

Bukti bahwa tank Abrams Ukraina akhirnya memasuki pertempuran mulai muncul baru-baru ini. Hal ini juga terjadi di tengah kekhawatiran mengenai kemampuan angkatan bersenjata Ukraina untuk mempertahankan tank-tank tersebut dalam jangka panjang.

Gambar dan video yang menunjukkan Abrams Ukraina terbakar mulai beredar di media sosial pada Senin 26 Februari 2024. Pada saat kejadian, tank tersebut dikatakan sedang beroperasi di dekat kota Avdiivka di wilayah Donetsk timur Ukraina. Daerah  yang baru-baru ini dikuasai  pasukan Rusia setelah pertempuran sengit selama berbulan-bulan. 

Para pejabat Amerika mengkonfirmasi pada September lalu bahwa 31 tank M1 Abrams telah dikirim ke angkatan bersenjata Ukraina.

Apa yang mungkin digunakan untuk menyerang tank tersebut, apa yang terjadi pada awaknya, dan apakah pasukan Ukraina berada dalam posisi untuk memulihkannya atau apakah Rusia kini telah merebutnya, semuanya masih belum diketahui.

Gambar yang dikatakan menunjukkan Abrams setelah diserang  menunjukkan beberapa kebakaran di bagian belakang kendaraan masih menyala. Panel ledakan pada tangki di atas turret tampaknya berfungsi sesuai desain. Panel dipasang di atas kompartemen penyimpanan amunisi di bagian belakang turret. Mereka dirancang untuk membantu melampiaskan kekuatan ledakan ke atas dan menjauhi awak jika tank terkena serangan sedemikian rupa sehingga menyebabkan peluru di dalamnya meledak.

Saat ini belum diketahui apa yang mungkin digunakan untuk menyerang Abrams Ukraina. Dan  selalu ada kemungkinan bahwa berbagai jenis amunisi digunakan. 

Vladimir Saldo, Gubernur Kherson yang diduduki Rusia  mengatakan, Brigade Infanteri Bermotor ke-15 yang menghancurkan tank Abrams di dekat Avdiivka.  “Abrams terdeteksi oleh drone pengintai dan kemudian dihancurkan,”kata Saldo di saluran Telegramnya.

Tank-tank Rusia dan Ukraina serta kendaraan lapis baja lainnya kini secara rutin menggunakan lapis baja tambahan seperti sangkar di atas menara mereka dan di sekitar area penting lainnya untuk membantu mengalahkan drone. Abrams dalam hal ini tidak memiliki lapis baja tambahan. Jammer peperangan elektronik anti-drone yang dipasang di kendaraan juga menjadi lebih umum.

Konflik di Ukraina, secara keseluruhan, telah menggarisbawahi bagaimana tank dan kendaraan lapis baja lainnya memerlukan perlindungan tambahan dari ancaman drone di masa depan.

Seperti yang telah kami sebelumnya  M1 dan kendaraan lapis baja Barat lainnya yang yang dikirim ke Ukraina jauh dari kata tak terkalahkan. Dan  kerugian bisa saja terjadi. Tidak ada satupun tank yang bisa bertahan. Hanya satu yang belum menjadi korban perang. Yakni T-Armata. Ini karena tank tersebut memang belum dibawa ke garis depan pertempuran.

Mendapat Keuntungan

M1A1 Abrams yang diperoleh militer Ukraina bukanlah varian paling canggih yang ada saat ini. M1A1 tidak memiliki fitur sensitif tertentu yang ditemukan pada versi Amerika.Termasuk paket lapis baja rahasia yang mengandung depleted uranium.

Namun jika   Rusia mampu menangkapnya, terutama jika kondisinya relatif utuh, mereka dapat memperoleh informasi intelijen yang berguna tentang kemampuan dan kerentanannya . 

Tank Abrams Ukraina dilengkapi dengan paket Explosive Reactive Armor (ERA) standar Amerika. Ini  untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap rudal anti-tank dan senjata anti-armor infanteri lainnya. Rincian tentang ERA dan fitur-fitur lain yang ditemukan pada Abrams Ukraina dapat bermanfaat bagi pasukan Rusia dalam konteks pertempuran yang sedang berlangsung di Ukraina.

Ada juga nilai propaganda yang jelas dari penghancuran salah satu M1 milik Ukraina yang dipasok Amerika. Tank-tank ini sering dianggap sebagai salah satu bantuan militer Barat yang paling canggih dan penting yang diperoleh pasukan Ukraina hingga saat ini.

Secara keseluruhan jika Ukraina benar-benar kehilangan tank Abrams pertamanya ini akan menjadi perkembangan yang merugikan. Namun hal tersebut tidak dapat dihindari dan kemungkinan besar bukan yang terakhir.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Amirudin Zuhri pada 27 Feb 2024