Imbas Penutupan Destinasi Wisata, Siring Balai Kota Banjarmasin Ramai Dikunjungi Warga

Banjar UPDATE 6 Sep 2020, By Tim Starbanjar
Imbas Penutupan Destinasi Wisata, Siring Balai Kota Banjarmasin Ramai Dikunjungi Warga (Source: Starbanjar/Ari Arung Purnama)

STARBANJAR- Penutupan sejumlah destinasi wisata di Banjarmasin tak membuat wisatawan lokal kehilangan akal. Semasa Pandemi Covid-19, pelancong malah melipir ke titik-titik yang diklaim 'aman', seperti Siring Balai Kota Banjarmasin.

Spot wisata yang berada di depan Balai Kota Banjarmasin ini terpantau pada pengunjung. Bahkan, pada Sabtu (5/9/2020) malam tadi, pelancong diakui sangat melonjak drastis.

Peningkatan ini disadari oleh para penjual di siring pemko. Rahmi, penjual tahu tempe gunting dan es kelapa di sana mengatakan siring pemko dipenuhi oleh wisatawan setelah siring menara pandang ditutup. Saking banyaknya, dia mengaku terkadang sering kewalahan melayani para pengunjungnya.

"Kadang kami kehabisan piring dan gelas mas. Jadi harus gerak cepat untuk membersihkan gelas dan piring yang sudah selesai dipakai pembeli" keluh Rahmi.

Terkait masalah covid-19, Rahmi mengatakan bahwa dirinya yakin aman dari penyebaran covid-19. Hal ini dilandasi oleh data bahwa sudah banyak zona hijau bermunculan di Banjarmasin. Lagipula, dia menganggap jika dia berhenti bekerja maka tidak ada penghasilan yang bisa memberinya makan.

"Pada akhirnya kalo tidak bekerja, juga ga bisa makan. Kalau ga bisa makan, nanti bisa mati juga. Pada akhirnya sama saja" guraunya.

Salah satu pengunjung Siring Balai Kota Banjarmasin, Udin, mengaku mau tak mau mengunjungi wadah ini untuk sekadar refreshing. Titik wisata Siring Piere Tendean yang acapkali ia kunjungi bersama keluarga juga tutup.

"Biasanya ke siring menara pandang, soalnya disana lebih banyak variasi makanannya serta mereka lebih tersebar. Beda dengan siring pemko yang terpusat disatu tempat" tutur Udin.

Dia bercerita bahwa biasanya dia sekeluarga pergi ke siring menara pandang. Namun semenjak ditutup, mereka pindah ke siring pemko.

undefined

Ari Arung Purnama