Kaya Sumber Daya Alam, Amran Sulaiman Jamin ZR Perhatikan Desa Terisolir

Politik 28 Okt 2020, By Tim Starbanjar
Kaya Sumber Daya Alam, Amran Sulaiman Jamin ZR Perhatikan Desa Terisolir (Source: Istimewa)

STARBANJAR - Menempuh perjalan panjang dan melelahkan, mantan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman menyapa ratusan warga di empat desa yakni, Desa Dadap, Tamunih, Batu Bulan dan Mangkal Api, Selasa (29/10/2020). Keempat desa tersebut berbatasan langsung dengan kabupaten Banjar.

Amran bersama calon wakil bupati (Cawabup) Tanah Bumbu nomor urut 3,  Muhammad Rusli mengunjungi warga dalam rangka sosialisasi dan tatap muka. Pertemuan tersebut dipusatkan di area terbuka desa Tamunih dan Mangkal Api. Mereka membaur bersama masyarakat untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan, sebagai bentuk perhatian atas kebutuhan warga setempat.

Saat sesi dialog, Amran Sulaiman mengaku takjub dengan potensi alam yang ada di empat desa tersebut. Banyak lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal, padahal sangat potensial untuk dikembangkan, baik untuk pertanian, perkebunan, peternakan maupun ekonomi kerakyatan lainnya. 

“Saya kaget melihat sumber daya alam disini. Potensinya sangat luar biasa. Tapi sayang belum dikelola secara maksimal. Padahal bisa dikembangkan untuk menopang perekonomian masyarakat, bisa makmur warganya semua,” ungkapnya dihadapan masyarakat yang hadir. 

Menurut Amran, Tanah Bumbu termasuk daerah agraris, sangat cocok untuk pengembangan sektor pertanian dan perkebunan. Dengan potensi yang tersedia, jika dioptimalkan dan dikelola dengan baik, pasti akan mendongkrak penghasilan masyarakatnya. Tinggal bersinergi dengan pemerintah daerah untuk merealisasikannya.

Sebagai mantan seorang menteri, dia ingin berbagi ilmu dan pengalamannya selama membantu presiden meningkatkan produksi pertanian bangsa ini. Kinerjanya pun tak diragukan, karena banyak menorehkan prestasi dan penghargaan hingga di tingkat internasional.

Amran merasa turut prihatin, dengan kekayaan alam yang melimpah, kondisi kesejahteraan masyarakatnya belum merata. Tragisnya, hanya karena berada dipelosok, desa-desa ini belum mendapatkan perhatian serius. Pasalnya termasuk daerah terisolir, mengingat akses jalan yang sulit dilintasi kendaraan bermotor, belum ada aliran listrik, hingga jaringan komunikasi.

“Untuk menuju pusat kecamatan dan kabupaten warga kesulitan. Kondisi ini akan menghambat roda perekonomian. Jadi harus ada perubahan disini,” ujar doktor jebolan Uiversitas Hasanuddin ini. 

Dalam dialog, warga setempat membutuhkan akses jalan yang nyaman dan bagus. Untuk bisa menyambung ke ibukota kecamatan, setidaknya harus ada perbaikan jalan sepanjang 30 kilometer, agar semua desa-desa itu bisa terintegrasi dengan mudah.

Amran menawarkan sebuah solusi, yakni dengan berjuang bersama-sama mengantarkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Tanah Bumbu nomor urut 3, Zairullah Azhar-Muhammad Rusli memimpin Bumi Bersujud. Alasannya, hanya kedua sosok ini yang mampu mengatasi semua persoalan yang mendera masyarakat setempat.

“Saya yakinkan, semua masalah yang ada di desa-desa ini akan bisa diselesaikan paslon ZR. Karena mereka sudah berpengalaman, bukan coba-coba menjalankan pemerintahan. Keduanya birokrat handal, ahli pemerintahan dan pertanian. Bahkan pemimpin yang relegius,” kata Amran.

Dia mengajak semua elemen masyarakat memilih dan mencoblos ZR di TPS pada saat hari pencoblosan 9 Desember 2020 mendatang. Amran mengaku sengaja turun gunung mendukung Zairullah-Rusli, karena terpanggil untuk meyakinkan masyarakat, bahwa mereka merupakan putra-putra terbaik daerah ini, yang layak melanjutkan pembangunan periode berikutnya.

“Izinkan saya bercerita sedikit. Saya dulunya juga orang desa miskin, untuk makan saja susah. Tapi dengan tekad, kerja keras, dibarengi doa dan restu orangtua akhirnya bisa menjadi menteri. Saya juga yakin, warga disini suatu saat akan sukses,” tegasnya.

Sementara itu, Muhammad Rusli buka suara atas semakin kencangnya isu fitnah dan informasi hoaks yang ingin menjatuhkan karakter pasangannya, Zairullah Azhar. Ia membantah semua tudingan yang dialamatkan kepada ZR oleh pihak yang tidak bertanggung jawab tidak benar.

“Dari semua fitnah, hanya satu yang benar. Bahwa paslon ZR tua. Saya tak bisa memungkiri itu. Tapi justru yang tua itu banyak pengalamannya, dari pada muda hanya coba-coba,” ungkap Rusli. (Ads)

 

undefined

Redaksi Starbanjar