Maestro Seni Lamut Gusti Jamhar Akbar Tutup Usia

Redaksi Starbanjar -01 Maret 2021 03:24 WIB,
sasas (sumber: Maestro lamut, Gusti Jamhar Akbar, saat memainkan kesenian lamut di kediamannya di kawasan Alalak Utara. Source: Istimewa)

STARBANJAR- Maestro kesenian lamut asal Kota Banjarmasin, Gusti Jamhar Akbar, meninggal dunia pada umur 79 tahun, Minggu (28/2/2021).

SOSOK yang akrab disapa Kai Jamhar ini menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 5.30 Wita. Ia memang bercerita mengeluhkan sakit beberapa tahun terakhir.

Di rumah duka Gang Mujahid Aman, Kelurahan Alalak Selatan, Kecamatan Banjarmasin Utara, tampak para penggiat seni berdatangan. Sebagai tanda penghormatan terakhir bagi figur Kai Jamhar.

Ketua Dewan Kesenian Banjarmasin (DKB), Hajriansyah, mengucapkan duka mendalam atas wafatnya Kai Jamhar.

"Mewakili kawan-kawan kampung buku dan dewan kesenian Banjarmasin mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya,” ujarnya.

“Mudahan ruh beliau diterima Allah, dosa-dosa beliau diampuni dan kebaikan beliau dilipatgandakan,” harap Hajriansyah.

Sebelum meninggal, Gusti Jamhar memilih hidup sederhana ditemani istrinya, Nur Asia di Gang Mujahid Aman, Alalak Selatan, Banjarmasin Utara. Kampung padat penduduk di pinggiran Sungai Barito.

Sederet penghargaan terpampang pada tembok ruang tamu Jamhar. Paling populer penghargaan dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik yang ditandatangani langsung oleh Presiden SBY tahun 2009 silam. Berkesenian dalam senyap, seniman sepuh ini rupanya sudah mendapat gelar maestro tradisi lisan dari pemerintah pusat. Plus uang pembinaan yang diberikan setiap tahun.

Bagikan:

RELATED NEWS