Pilkada Serentak, Peneliti FISIP ULM Prediksi Tingkat Partisipasi Pemilih di Kalsel Tinggi

Politik 23 Nov 2020, By Tim Starbanjar
Pilkada Serentak, Peneliti FISIP ULM Prediksi Tingkat Partisipasi Pemilih di Kalsel Tinggi (Source: Tim Starbanjar)

STARBANJAR - Dalam hitungan hari, 2.793.811 masyarakat Kalimantan Selatan akan memberikan suaranya dalam Pemilihan kepala Daerah serentak tahun ini, pada 9 Desember mendatang.

Dr Taufik Arbain, peneliti Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat berpendapat Pilkada tahun ini menarik untuk diikuti, sebab paslon di sejumlah Kabupaten dan kota, memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih.

"Keterbatasan (selama) musim Pandemi Covid-19 ini, gerakan kampanye dilakukan (secara) masif, salah satunya dilakukan lewat media sosial, kemudian menemui warga dengan pendekatan door-to-door, dan melewati kaki tangan tim sukses yang bergerak di berbagai lini," ucap Taufik, Senin (23/11/2020).

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Politik dan Pembangunan Daerah meyakini tingkat partisipasi publik pesta demokrasi tahun ini, terutama di Pilkada dengan kandidat yang kompetitif cukup tinggi, dengan taksiran partisipasi publik antara 80 hingga 90 persen.

"Pengalaman kita survei di masa covid-19, selama dengan (penerapan) protokol kesehatan, mereka (pemilih) tetap akan memberikan partisipasi," ujar Taufik.

Dia berasumsi kurang dari tiga pekan, menjelang hari pencoblosan, masyarakat sudah punya pilihan masing-masing, kalaupun belum menentukan pilihan hanya berkisaran 5-8 %, selebihnya masyarakat sudah mantap memilih salah satu kandidat. Terlebih-lebih di daerah yang calon kepala daerah jauh-jauh hari, telah merawat konstituennya dengan baik.

"Kecenderungan yang belum menentukan pilihan, sekali lagi berada di kisaran 5-8 persen," tutup Taufik Arbain.

undefined

Redaksi Starbanjar