Riset UI: Gojek Jadi Andalan Konsumen Selama Pandemi Covid-19

Ekonomi, Finansial, & Fintech 15 Okt 2020, By Tim Starbanjar
Riset UI: Gojek Jadi Andalan Konsumen Selama Pandemi Covid-19 (Source: Ismail Pohan/Trenasia)

STARBANJAR-  PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek Indonesia) menjadi aplikasi digital yang diandalkan konsumen selama masa pandemi COVID-19.

Riset terbaru Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) menunjukkan, mayoritas konsumen (93%) menganggap keamanan layanan Gojek lebih baik dari standar industri.

 

Aplikasi Gojek pun dianggap dapat membantu mereka beradaptasi dengan kebiasaan baru. Adapun layanan yang paling sering digunakan secara berurutan, yakni GoFood (65%), GoPay (68%), Paylater (57%) dan GoSend (36%).

Untuk pengeluaran rata-rata konsumen per bulan, jumlah saldo GoPay yang digunakan meningkat 8% untuk berbelanja melalui layanan GoMart dengan persentase 44%.

Peneliti LD FEB UI Alfindra Primaldhi menyebut, mayoritas konsumen dalam penelitian ini juga menilai bahwa layanan Gojek ikut mendorong penggunaan digital payment (97%), serta memudahkan masyarakat untuk memulai usaha digital (97%).

“Gojek sebagai aplikasi on-demand yang paling banyak digunakan konsumen di Indonesia. Hal ini secara otomatis menunjukkan percepatan digitalisasi oleh masyarakat,” ungkapnya dalam hasil riset tersebut dikutip dari trenasia.com- partner resmi Starbanjar-

Adaptasi Konsumen

Pasalnya, selama pandemi konsumen dinilai semakin bergantung pada layanan digital untuk memesan makanan maupun mengirim barang.

Di samping itu, penggunaan layanan digital juga meningkat untuk akses kesehatan melalui GoMed. Keberadaan platform Gojek, kata Alfindra, telah membantu konsumen untuk beradaptasi dan menjaga produktivitas mereka.

Persepsi konsumen yang positif ini pun menunjukkan loyalitas yang tinggi. Disebutkan, mayoritas konsumen (90%) menganggap kualitas hidupnya lebih baik dengan adanya Gojek sehingga konsumen akan tetap menggunakan platform ini dan tidak beralih ke aplikasi lainnya (94%).

Sebagai informasi, penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui survei mandiri yang disebarkan secara daring selama September 2020.

Populasi penelitian, yakni konsumen dalam database Gojek yang aktif menggunakan layanan selama satu bulan terakhir sebanyak 4.199 orang. 

undefined

Ari Arung Purnama