Sungai Kemuning Jadi Lokasi Puncak Perayaan World Cleanup Day 2020 di Kalsel

Banjar UPDATE 19 Sep 2020, By Tim Starbanjar
Sungai Kemuning Jadi Lokasi Puncak Perayaan World Cleanup Day 2020 di Kalsel (Source: Starbanjar/ Putri Nadya Oktariana)

STARBANJAR- Sungai Kemuning Kilometer 33, Kota Banjarbaru terpilih menjadi salah satu lokasi aksi bersih-bersing lingkungan dalam puncak acara World Cleanup Day 2020 di Kalimantan Selatan.

Tempatnya yang strategis menjadi salah satu faktor sungai Kemuning terpilih sebagai salah satu sungai yang dibersihkan.

"Kebetulan lokasinya sangat strategis dan dan dulunya dikawasan ini sangat bersih dan indah," tutur Hanifah selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Selatan kepada media saat pembersihan Sungai Kemuning (19/9/20) Sabtu Pagi.

World cleanup day sendiri merupakan peringatan hari bersih - bersih sedunia yang terbagi menjadi 2 konsep. Yakni bersih - bersih lingkungan dan pilah sampah dari rumah.

World Cleanup Day tahun ini mencakup 2 Kota, 11 Kabupaten, 153 Kecamatan, 144 Kelurahan dan 1.864 desa se - Kalimantan Selatan.  Hanifah juga mengatakan hampir semua Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan turut berkontribusi dalam World Cleanup Day 2020.

"Hampir di semua Kabupaten/Kota melakukan hal yang sama namun dengan konsep memilah sampah dari rumah," kata Hanifah.

Di sisi lain Wakil Walikota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan turut mengapresiasi adanya kegiatan yang berhubungan erat dengan lingkungan ini.  "Tentu ini kegiatan yang terkait langsung dengan visi Kota Banjarbaru yakni Kota Pelayanan yang berkarakter,” tutur Jaya.

Selain itu, Jaya juga berharap agar pembersihan sungai bisa dilakukan rutin setiap hari. "Jadi tiap hari itu ada pembersihan sungai secara rutin, karena kalau sungainya bersih orang juga segan membuang sampah,"ucapnya.

Gubernur Kalimantan Selatan diwakili Plt. Sekda Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar dalam sambutannya turut berterimakasih akan kontribusi masyarakat dalam penanganan sampah di Kalimantan Selatan.

"Volume sampah yang tak tertangani tahun ini mengalami penurunan menjadi 20,66% dibanding tahun sebelumnya," tuturnya.

Roy juga menambahkan momentum world clean up day menjadi pemantik pengelolaan lingkungan khususnya di Kalimantan Selatan. "World Cleanup Day yang mengambil tema menuju indonesia bersih, hendaknya menjadi pemantik untuk mendorong upaya pengelolaan lingkungan dengan mewujudkan dunia bebas sampah," tandasnya.

undefined

Putri Nadya Oktariana